Jumat, 20 Agustus 2021

Peresmian MI Ma'arif NU Syalafiyah Perum Gramapuri Persada Cibitung Bekasi

Kamis, 22/07/21 MI Ma'arif NU Salafiyah Cibitung Bekasi secara resmi mulai dibuka dan mengadakan KBM peserta didik baru angkatan pertama di gedung MaDin An Nur Perum Gramapuri Persada Blok P. Acara diresmikan oleh Kyai Nasefudin El Ghozali S.Sos selaku Ketua Lembaga Pendidikan Ma'arif NU (LPM NU) Bekasi. 

Dengan tetap mengacu pada aturan Protokol Kesehatan Masa Pandemi Covid-19, jalannya peresmian sekolah MI Ma'arif NU Salafiyah berlangsung secara proporsional dan kondusif yakni hanya dihadiri maksimal 30 orang dalam satu event, tentunya dengan jaga jarak, memakai masker,  demi kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan Bersama.

Ust Syarif Bunarif SPd.i turut hadir selaku sekertaris Pengurus PC NU Bekasi, Ketua MWC NU Cibitung Kyai Abdul Rozak dan jajaran aparatur pemerintah setempat RT dan Rw perum Gramapuri berikut hadir Ketua Komite Sekolah beserta seluruh pengurus Komite Sekolah, perwakilan orang tua siswa, Tim Manajemen Sekolah, dan perwakilan Bapak/Ibu Guru dan Staff MI Ma'arif NU Salafiyah. 

Prosesi acara peresmian ini berlangsung singkat dan sederhana dengan diawali khotmil Qur'an dan Istighosah yang dipimpin langsung oleh Kyai Nasefudin El Ghozali S.Sos.


Acara dilanjut dengan sambutan dari Husni Tamrin S.Kom selaku kepala sekolah MI Ma'arif NU Syalafiyah. Dilanjut sambutan oleh Ust Syarif Bunarif Spd.i, beliau mengapresiasi dengan didirikannya sekolah perdana dibawah naungan LP Ma'arif. "Semoga jajaran pengurus sejajar lainnya baik tingkat MWC hingga Ranting seluruh wilayah Bekasi agar ikut serta dalam mendirikan sekolah-sekolah yang dibawah naungan LP Maarif.

Pilihan dan solusi yang tepat bagi para orang tua yang memiliki putra-putri guna dititipkan di sekolah Madrasah Ibtidaiyah sebab, dalam alquran yang artinya "Allah mengingatkan sebagai orang bagi anak-anaknya, agar sebelum menemui kematian jangan sampai meninggalkan keturunan anak-anak yang lemah dalam aspek
Lemah, iman, aqidah, ekonomi taqwanya. Sebab yang diharapkan setelah di alam kubur yang dibutuhkan adalah doa dari anak yang sholih. Yang barang tentu korelasinya sama dengan 3 amalan yang tidak terputus amal sholihnya yaitu doanya anak-anak yang sholih. Imbuh sebagai penutup sambutannya.

Dilanjut secara simbolis pemotongan tumpeng oleh Ust Syarif Bunarif dan Kyai Nasefudin dan diserahkan ke Husni Tamrin S.Kom selaku Kepala sekolah dan jajaran Satpend MI Maarif NU Salafiyah.

Selepas pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan pengenalan wilayah sekolah di sekitar area gedung dan aula untuk meninjau segala fasilitas dan proteksi pemanfaatan gedung kedepannya.


Rangkaian cara berlanjut dengan ramah tamah dan ditutup dengan do'a yang dipimpin oleh Ust Abdul Rozak selaku Ketua Tanfidiyyah MWC NU Cibitung.

Redpel  : 
MI Ma'arif NU Syalafiyah Gramapuri Cibitung

Senin, 16 Agustus 2021

Riang Gembira Semangat Merayakan Kemerdekaan RI ke 76.


Seperti tahun-tahun sebelumnya setiap momen 17 agustusan di berbagai penjuru daerah hingga nasional baik di wilayah tingkat Desa, Rt, Rw hingga Gang-gang tempat tinggal ramai dengan berbagai kegiatan dalam menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 yang diisi dengan berbagai perlombaan dari tenis meja, lomba kelereng, futsal, catur, bola voly, memasukan paku kedalam botol, pentung air, naik pohon pinang dan berbagai perlombaan lainnya. 


Selain upacara bendera, berbagai macam perlombaan juga menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu pada momentum Hari Kemerdekaan RI yang diperingati setiap 17 Agustus. Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi, perlombaan perayaan HUT ke-76 Kemerdekaan RI harus diikuti dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Meski begitu, perlombaan agustusan tidak harus selalu dilakukan di luar rumah. Kita juga bisa menghadirkan kemeriahan HUT Kemerdekaan RI atau 17 Agustusan bersama keluarga di rumah.


Kemerdekaan Indonesia atau 17 Agustus-an ini yang lakukan dirumah bersama keluarga wilayah sekitar gang Cemara, Gang Silaturahim, Gang Adem Ayem di wilayah RT 16 perum GCC Cikarang Utara Bekasi. Mulai dari perlombaan yang mengunakan fisik sampai perlombaan yang mengasah pengetahuan.

Perlombaan tujuan utama adalah edukasi dan mengasah kemampuan yang mempunyai potensi warga dan anak-anak sekitar. Namun tak hanya itu yang membuat suasana ramai dan seru ekspresi saat berlangsungnya perlombaan ekspresi para peserta ada yang kesel, senang, hingga tegang saat mengikuti perlombaan. 


Masa pandemi dan PPKM harus  semangat dan gembira melawan covid 19. Bravo bersama Indonesiaku kita bisa semakin lebih baik dan semakin maju.

Gcc 17 agustus 2021
Salam Ngopi Nusantara

Sabtu, 14 Agustus 2021

Konsolidasi LPM NU Bekasi


Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama Jawa Bekasi melakukan konsolidasi 15/08/2021di masjid Ar Rahman perum Villa Mutiara, Mekar Mukti, Wanasari Cibitung Bekasi. Hal itu dilaksanakan guna dalam rangka mempersiapkan pelantikan pengurus baru untuk mempersiapkan pendirian sekolah MI NU yaitu BP3M dan Satpend NU.

Acara dibuka oleh Gus Ali Ridho sebagai Mustasyar PCNU Bekasi. Beliau mengapresiasasi para pengurus LPM dan panpel setempat yang sudah mengadakan acara ini.

Sahabat Faiz sebagai sekertaris LPM NU Bekasi  menguraikan sejarah LPM NU. Dilanjutkan penyampaian oleh Kyai Nasefudin S.Sos 
"Dengan membuka dari hal-hal yang sudah dicita-citakan oleh wilayah setempat menginginkan mendirikan sekolah yang bernaung di NU ya wes kita mufakati dan hal-hal yang perlu dimusyawarahkan baru kita musyawarahkan. 

Ruhnya di NU adalah di LPM (Lembaga Pendidikan Ma'arif) NU sebab nyocokin oleh para Muasis NU mengabdikan diri sebagai pendidik dan selanjutnya meneruskan estafet para muasis yaitu dengan mengimplementasikan  mendirikan sekolah-sekolah yang berbasis NU, alhamdulillah sekolah yang didirikan kali ini yang dibawah naungan LPMNU Bekasi yang ke 04. Berharap semoga pembangunan sekolah dibawah naungan LPMNU bisa dimudahkan dan berkembang diseluruh wilayah Bekasi hususnya. Imbuh penutup pemaparan dari Kiai Nasefudin.

Kontributor : (Rokhmat)

Sabtu, 16 Januari 2021

Jurnal Komunikasi Tutor dan Peserta Didik

JURNAL

 

Hambatan Komunikasi dalam Aktivitas Bimbingan Belajar antara Tutor dengan Peserta Didik TPQ.

 

Rokhmat, Semester 5 C Prodi PAI STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi.

rokhmatgroover@gmail.com

 

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai hambatan komunikasi dalam aktivitas bimbingan belajar antara tutor dengan kelompok anak TPQ . Peneliti menggunakan studi kasus sebagai metode penelitian dan observasi non-partisipan dan wawancara dengan informan penelitian sebagai teknik pengumpulan data.

Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara anggota kelompok yang bersekolah nonformal sekaligus karyawan dengan anggota yang bersekolah formal saja. Dalam hambatan komunikasi yang dikemukakan oleh beberapa personil, hambatan fisik dalam konteks situasi tempat bimbel yang tidak kondusif dan hambatan psikologis yang menghambat komunikasi kelompok. Selain itu terdapat hambatan lain dalam komunikasi kelompok yaitu kecenderungan anggota kelompok dalam memilih pelajaran yang mereka kehendaki, membuat komunikasi terhambat.

 

Kata Kunci: Hambatan Komunikasi, Bimbingan Belajar, Kelompok Kecil.

 

Pendahuluan

Salah satu unsur dari komunikasi adalah hambatan (barriers). Pada penelitian serupa sebelumnya yang dilakukan oleh Rokhmat (2020) menyatakan bahwa perlu adanya media pembelajaran untuk memperlancar penyampaian komunikasi antara guru dan santri. Hal ini dikarenakan pada penyampaian pesan tersebut, sering terjadi hambatan yang mengakibatkan pesan dalam pembelajaran kurang diterima sebagaimana yang dimaksudkan oleh penyampai pesan (guru).

 

Sedianya proses pembimbingan belajar harus berada dalam kondisi yang tenang. Kondisi demikian berbanding terbalik dengan kondisi pembimbingan belajar yang berada di perum Gcc Cikarang Utara Bekasi Jawa Barat. Setiap anak dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang dikategorikan berdasarkan jenjang sekolah formal mereka. Mulai dari kelompok kelas PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) usia 3-5 tahun, kelompok jilid I – VI Sekolah Dasar (SD), dan kelompok TPQ. Setiap kelompok dibimbing oleh satu orang tutor dengan 3-5 anak per kelompoknya. Setiap kelompok melakukan aktivitas bimbingan belajar di satu tempat secara bersamaan. Tempat tersebut berukuran kira-kira 7 x 4 meter persegi lost tanpa sekat. Kondisi bertambah menjadi kompleks, ketika melihat lokasi tempat bimbingan belajar yang berada tepat di area selasar masjid. Kondisi ini membuat suasana kurang nyaman terlebih pabila masuk waktu sholat dan lalu lalang santri kurang terkontrol suara sangat gaduh saling bersautan antar pengajar yang satu dengan pengajar lainnya terlebih pada saat mulai KBM baca giliran nunggu baca jilid yang lain berhamburran keluar dan lati-larian.

 

Berdasaran hasil pra observasi yang peneliti lakukan, terdapat beberapa hambatan dalam komunikasi saat tutor menjelaskan materi pelajaran kepada anak-anak tersebut. Salah satunya saat tutor kelompok kelas jilid 3 hingga kelas Al Qur’an, yang sedang mengajar

Berkumpul jadi satu, terlihat ekspresi wajah anak-anak tersebut yang mengisyaratkan ketidakpahaman terhadap apa yang diajarkan tutor kepada mereka. Sehingga tutor menjelaskan kembali dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti anak-anak dengan menggunakan stik mirip stik dram  menggunakan bahasa gerak titian murotal secara teratur. Setelah itu, anak-anak kemudian menyimak fengan seksama tanpa terdengar satu pun dari santri berbicara sendiri dan lari-larian.

 

Komunikasi yang terjadi antara tutor dengan kelompok anak PAUD hingga beranjak masuk jilid VI ini tergolong sebagai komunikasi kelompok kecil. Menurut DeVito (2011, p. 336), salah satu karakteristik kelompok kecil adalah sekumpulan perorangan, jumlahnya cukup kecil sehingga semua anggota bisa berkomunikasi dengan mudah sebagai pengirim maupun penerima.

 

Sedangkan Mulyana (2007: p. 82) menambahkan komunikasi kelompok biasanya merujuk pada komunikasi yang dilakukan kelompok kecil (small group communication), jadi bersifat tatap muka. Umpan balik dari seorang peserta dalam komunikasi kelompok masih bisa di identifikasi dan ditanggapi langsung oleh peserta lainnya.

 

DeVito dalam bukunya The Interpersonal Communication Book (2009, p. 11-13), dalam salah satu elemen komunikasi interpersonal yaitu hambatan(barriers). Secara teknis, hambatan adalah hal apapun yang dapat mendistorsi pesan, apapun yang menghalangi penerima dalam menerima pesan. Ada empat tipe hambatan. Sangat penting artinya untuk mengidentifikasi tipe-tipe hambatan dan ketika memungkinkan, untuk mengurangi efek hambatan tersebut. Hambatan fisik, hambatan fisiologi, hambatan psikologi, dan hambatan semantik. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam komunikasi, terdapat berbagai macam hambatan yang dapat merusak komunikasi itu sendiri.

 

Bagaimanakah hambatan-hambatan komunikasi dalam aktivitas bimbingan belajar antara tutor dengan kelompok anak kelas PAUD hingga menjelang jilid VI.

 

 

Tinjauan Pustaka

Hambatan Komunikasi 

Effendy (2003, p. 45) menyatakan bahwa beberapa ahli komunikasi menyatakan bahwa tidaklah mungkin seseorang melakukan komunikasi yang sebenarbenarnya efektif. Ada banyak hambatan yang dapat merusak komunikasi. DeVito (2009: p. 11-14) menyatakan bahwa hambatan komunikasi memiliki pengertian bahwa segala sesuatu yang dapat mendistorsi pesan, hal apapun yang menghalangi penerima menerima pesan. Ada empat bentuk hambatan komunikasi yaitu hambatan fisik (Physical Barriers), hambatan fisiologis (Physiological Barriers), hambatan psikologis (Psychological Barriers), dan hambatan semantik (Semantic Barriers).

Komunikasi Kelompok Kecil

Effendy (2000, p. 76) berpendapat bahwa komunikasi kelompok kecil (Small group communication) merupakan komunikasi yang ditujukan kepada kognisi komunikan dan prosesnya berlangsung secara dialogis. Myers & Anderson (2008, p. 7) menyatakan bahwa komunikasi kelompok kecil didefinisikan sebagai tiga orang atau lebih orang yang bekerja dengan saling bergantung satu sama lain untuk tujuan memenuhi sebuah tugas.

 

Metode

Konseptualisasi Penelitian

Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi kasus tunggal. Studi kasus merupakan sebuah penelitian empiris yang menyelidiki fenomena yang sedang berlangsung secara mendalam pada konteks kehidupan tertentu terutama ketika batasan-batasan antara fenomena dan konteks tidak terlalu jelas (Yin, 2009, p.18).

 

Subjek Penelitian

Subjek penelitian diambil menggunakan purposive sampling. Purposive sampling merupakan kategori sampling yang biasa disebut judgemental sampling. Ketika menggunakan purposive sample, peneliti menggunakan pengetahuan khusus atau keahlian mengenai beberapa kelompok untuk memilih subyek yang merepresentasikan populasi (Berg & Lune, 2012, p.52). Subjek dalam penelitian ini adalah tutor kelompok TPQ dengan anggota kelompok kelas perjilid. Jelaskan mengenai populasi, sampling dan teknik pengambilan sampling dalam satu paragraf ini. Jangan lupa sebutkan mengenai jumlah populasi dan samplingnya. Jika memakai metode kualitatif, silahkan jelaskan mengenai sasaran penelitian dan unit analisis. Bahkan, kriteria informan (jika menggunakan).

 

Analisis Data

Menurut Huberman dan Miles (1994) dalam Berg & Lune (2012, p.55-56) menjelaskan bahwa  analisis data terdiri atas tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan/verifikasi. Peneliti melakukan triangulasi teori dari DeVito mengenai hambatan komunikasi secara bersamaan ketika melakukan analisis data.

 

Temuan Data

Hambatan Fisik

Hambatan fisik didominasi oleh suasana ramai yang disebabkan oleh kehadiran anak-anak dari kelompok kelas lain. Ragam usia yang berbeda mengakibatkan anak-anak peserta bimbel susah untuk diatur. Jumlah tutor dan volunter yang tidak sebanding dengan jumlah anak juga turut menjadi hambatan. Adapun anak-anak dari kelompok kelas lain juga tampak sering mengganggu dengan mengajak bicara ataupun bercanda dengan tutor dan anggota kelompok kelas  PAUD kelas atau jilid lainnya .

 

Hambatan Fisiologi

Hambatan fisiologi terlihat saat antara tutor dengan anggota kelompok kelas PAUD hingga jilid Vl kesulitan mendengar suara satu sama lain sehingga sering ditemukan mereka saling berteriak. Teriakan-teriakan ini merupakan bentuk hambatan fisiologi yang dapat menghambat isi pesan yang dikomunikasikan.

Hambatan Psikologi

Hambatan psikologi nampak pada konsentrasi tutor dan anggota kelompok kelas jilid TPQ yang tidak fokus. Seperti suka bercanda ketika di tengah-tengah bimbel, tidak memperhatikan satu sama lain, emosi mood yang labil, perasaan bosan terhadap pelajaran, kecenderungan anggota kelompok kelas jilid TPQ terhadap suatu pelajaran tertentu dan menolak materi pelajaran lain.

 

Hambatan Semantik

Hambatan ini nampak ketika terjadinya kesalahan pemahaman persepsi di antara tutor dengan anggota kelompok kelas jilid TPQ madrasah. Kesalahan pemaknaan game contohnya, game dimaksudkan oleh tutor untuk mencairkan suasana, menarik perhatian anak-anak kelompok jilid TPQ agar mau belajar. Namun, yang terjadi adalah anak-anak kelompok justru memanfaatkannya untuk bermain dan tidak mau belajar.

 

Analisis dan Interpretasi

Hambatan komunikasi dalam penelitian ini terjadi dalam aktivitas bimbingan belajar antara tutor dengan kelompok TPQ.

 

Situasi tempat bimbel yang tidak kondusif

Dalam satu kali pertemuan bimbel terdapat 3 kelompok kelas yang melaksanakan aktivitas bimbel. Kelompok-kelompok kelas tersebut terdiri atas kelompok kelas PAUD (anak usia belum sekolah sampai kelas TK), kelompok kelas jilid I –VI dan kelompok kelas SMP. Jumlah anak yang hadir dalam satu kali pertemuan bimbel berkisar kurang lebih 40 anak yang terbagi dalam 8 kelompok kelas tersebut. Pertemuan bimbel dilaksanakan di tempat yang berukuran kurang lebih 7 x 4 meter persegi (panjang dikali lebar) dengan tinggi kurang lebih 3,5 meter persegi. Ukuran ruangan tersebut dipadati oleh sekitar 40 anak dan 15 pengajar (8 tutor, 7 volunteer). Pada observasi keempat tanggal 21 Juni 2015, Vira terlihat mengipas wajahnya ketika sedang mendengarkan Adit berbicara. Hambatan ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh DeVito (2009, p. 12-14) yang menyatakan bahwa hambatan fisik meliputi segala aktivitas eksternal yang mengganggu penyampaian pesan di antara komunikator dan komunikan.

 

Kehadiran anak-anak bimbel dari kelompok kelas lain menjadi pemicu aktivitas eksternal yang menghambat aktivitas bimbel kelompok kelas jilid yang dibimbing oleh Agus Salim. Anak-anak tersebut dapat secara mudah mengganggu kelompok kelas lain untuk sekadar bermain, berbicara maupun bercanda.

 

Keadaan Psikologis Tutor dan Anggota Kelompok

Faktor internal seseorang mempengaruhi bagaimana bimbel berlangsung. Faktor internal seseorang merupakan keadaan psikologis seseorang. ini tampak dialami Nadia ketika berkomunikasi adalah melamun.

 

Dalam temuan data ini, ketika dikonfirmasi kepada Nadia, Nadia tidak menyadari bahwa mengapa ia suka melamun ketika mengikuti bimbel. Adit menambahkan bahwa Nadia merupakan anak di kelompoknya yang paling sering diam, tidak aktif bertanya, maupun kesulitan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan padanya. Vivi dan Vira juga beberapa kali menegur Nadia karena terlalu diam (pasif). Pada saat Nadia diam, ia tampak sedang melamun atau melihat objek lain dengan sorot mata kosong. Secara tidak sadar, Nadia memberikan sinyal bahwa ia belum siap untuk berinteraksi di dalam kelompok sehingga hal ini mengakibatkan interaksi antara Nadia dengan Adit dan kedua temannya berkurang.

 

Hambatan psikologis lain yang nampak dalam aktivitas bimbel kelompok kelas jilid TPQ yang dibimbing oleh Agus Salim adalah keinginan bercanda yang terlalu sering. Adit maupun ketiga anaknya sering mengajak bercanda satu sama lain. Faktor ini yang membuat Vira, Vivi, dan Nadia ingin tetap diajar oleh Agus Salim  di jenjang kelas berikutnya. Namun, hal tersebut membuatnya kehilangan fokus untuk mengajar mereka melainkan hanya unuk bercanda dan menghibur mereka.

 

Keinginan bercanda pada kelompok kelas jilid TPQ ini sejalan dengan pendapat DeVito (1997: p. 203) yang menyatakan bahwa salah satu bahasa sentuhan (touch communication)adalah bercanda. Bercanda memiliki makna bahwa sentuhan seringkali mengkomunikasikan keinginan kita untuk bercanda, dengan perasaan kasih sayang ataupun secara agresif. Bila kita mengkomunikasikan afeksi atau agresi dengan cara bercanda, emosi akan kendur dan ini mengisyaratkan kepada orang lain untuk tidak memandangnya terlalu serius. Sentuhan canda memeriahkan interaksi.

 

Dalam komunikasi kelompok, Agus Salim sebagai pemimpin kelompok memiliki fungsi. Sebagai seorang pemimpin kelompok, Agus Salim perlu menjaga suasana di dalam kelompoknya tetap berorientasi kepada tugas dan tujuan kelompok. Namun, Agus Salim juga perlu membiarkan adanya hal-hal topik pembicaraan lain seperti bercanda di dalam proses komunikasi kelompok dengan intensitas yang tidak terlalu sering atau lama. Misalnya ketika ketiga anak bimbingnya sedang berbicara sendiri satu sama lain, Agus Salim perlu untuk menegur mereka supaya kembali pada jalur pembicaraan mengenai topik pelajaran. Namun juga sesekali perlu untuk membiarkan mereka berbicara di luar konteks pelajaran agar proses komunikasi tidak kaku.

 

Fungsi Agus Salim sebagai pemimpin kelompok sejalan dengan pendapat DeVito (1997:

p. 329-330) yang menyatakan bahwa salah satu fungsi pemimpin kelompok adalah menjaga para anggotanya berada pada jalurnya. Banyak orang yang bersifat egosentris dan hanya akan memaksakan keinginan dan masalah mereka sendiri. Dalam hal inilah diperlukan peran pemimpin untuk mengarahkan para anggotanya tetap berada pada jalur pembahasan. Selain itu pemimpin kelompok memiliki fungsi untuk memastikan kepuasan anggota. Para anggota memiliki kebutuhan dan keinginan psikologis yang berbeda, dan banyak memasuki kelompok justru karena kebutuhan dan keinginan ini. Salah satu cara untuk memastikan kebutuhan ini bagi pemimpin adalah mengizinkan adanya komentar yang menyimpang dan pribadi, dengan asumsi komentar itu tidak terlalu sering atau terlalu lama.

 

Dalam berkomunikasi dengan ketiga anak bimbingannya, Agus Salim menunjukkan sikap yang humoris, empatik dan peduli kepada mereka sehingga ketiga anak bimbelnya nyaman dan tertarik mengikuti kelompok. Namun sifat komunikasi ini seharusnya hanya dipergunakan untuk menarik minat anak-anak yang ia bimbing, bukan sebagai tujuan utama komunikasinya. Sifat komunikasi tersebut hanyalah alat yang digunakan supaya dapat mencapai tujuan komunikasi yang sudah ditetapkan. 

Tujuan komunikasi kelompok kelas bimbel menurut Rokhmat, ketua tutor adalah untuk membuat anak-anak bimbel menjadi lebih pintar dalam hal akademis sehingga mereka dapat memiliki masa depan yang lebih baik daripada orang tua mereka. Tujuan ini sejalan dengan pendapat Naim (2011: p. 118) yang menyebutkan bahwa visi memberikan manfaat bagi guru untuk diterjemahkan dalam aksi nyata. Agus Salim seharusnya fokus pada visi yang dinyatakan oleh Rokhmat terkait tujuan bimbel ini diadakan sehingga Agus Salim sebagai pemimpin kelompok tidak hanya dapat menarik perhatian mereka saja namun juga dapat membimbing mereka menjadi anak yang pintar dalam hal akademis sehingga memiliki masa depan yang lebih baik.

 

Keadaan psikologi seseorang dapat mempengaruhi pemikiran maupun tindakannya dalam berkomunikasi dengan orang lain. Dalam proses komunikasi yang terjadi pada aktivitas bimbel kelompok yang dibimbing oleh Agus Salim sebagai tutor, keadaan psikologis ini dapat muncul. Adit sebagai tutor dapat memiliki prasangka maupun praduga pemikiran kepada anggota kelompok kelasnya yaitu Vivi, Vira, dan Nadia. Menurut DeVito (2009, p. 12-14), hambatan psikologis merupakan hambatan dalam sebuah komunikasi yang terjadi secara kognitif atau hambatan yang terjadi pada taraf mental individu sebagai pelaku komunikasi. Hambatan psikologis dapat berupa praduga pemikiran, pemikiran yang ke mana-mana, prasangka, pemikiran yang tertutup, dan tingkat emosional yang ekstrem. 

 

Pada observasi pertama tanggal 24 Mei 2015, ketika Agus Salim sedang mengajar materi jilid 3, ketiga anak bimbingannya tampak begitu gaduh tidak berkonsentrasi belajar. Seperti bercanda satu sama lain, menggoda Agus Salim, berbicara sendiri, maupun melamun. Respon Agus Salim sebagai tutor mereka justru nampak tidak menaruh perhatiannya secara serius kepada tindakan ketiga anak bimbingnya itu. Agus Salim cenderung membiarkan mereka melakukan apa yang mereka ingin lakukan. Ketika diwawancarai, Agus Salim menyatakan bahwa ia merasa lelah karena ketiga anak bimbingnya tidak mau belajar. Tindakan Agus Salim tersebut secara tidak langsung

VHGDQJ ‡PHQJHMHN· NHWLJD DQDN ELPELQJQ\D GHQJDQ WLGDN PHQJKLUDXNDQ pembicaraan mereka.

 

Berdasarkan letak pemukiman dan pekerjaan kedua orang tua Vivi, Vira dan Nadia, mereka merupakan anak-anak yang berasal dari keluarga berekonomi rendah. Ketika diwawancara, Agus Salim menyebutkan bahwa ketiga anaknya tersebut berasal dari keluarga kurang berada, membutuhkan kasih sayang, dan bahkan ada satu anak yang suka mengumpat apabila ia kaget yaitu Vira. Dari pernyataan Adit tersebut sebenarnya tanpa disadari ia sedang memposisikan mereka lebih rendah daripada posisinya sehingga ia sering mengacuhkan atau tidak menghiraukan mereka ketika mereka berbicara sendiri.

 

Secara psikologis, Agus Salim membangun konstruksi pesan di pikirannya bahwa ketiga anak bimbingnya merupakan perempuan dari keluarga berekonomi rendah yang pembicaraannya tidak bermakna; menggosip, mengomel, merengek, merongrong.

Ketika diwawancara, Agus Salim menyatakan bahwa ketiga anak bimbingnya memiliki perbedaan karakter. Ia menyebutkan Vivi dan Vira merupakan anak yang cerewet. Namun Vivi diakuinya lebih cerewet daripada Vira. Sedangkan Nadia diakuinya tidak banyak bicara saat bimbel. Lebih lanjut Adit menambahkan materi yang diperbincangkan ketiga anak bimbingnya hanya seputar bercanda dan menggosip sehingga ia tidak menaruh perhatian kepada perbincangan mereka.

 

Bentuk dari praduga pemikiran Agus Salim ini sejalan dengan Teori Kelompok Bungkam dari Houston dan Kramarae (dalam West & Turner, hal. 206-207: 2008) yang menyatakan bahwa anggota-anggota kelompok yang termarginalkan (berdasaran kemampuan ekonomi rendah atau gender, maupun warna kulit) dibungkam dan dianggap sebagai penutur yang tidak fasih. Selanjutnya, mereka menambahkan ada beberapa metode yang digunakan untuk mencapai kekuasaan yang berdampak pada kebungkaman. Salah satunya dengan mengejek. Mereka menyatakan bahwa

SHPELFDUDDQ           SHUHPSXDQ       GLUHPHKNDQ                      ‡3ULD        PHPEHULNDQ                    ODEHO           WHUKDGDS

pembicaraan perempuan sebagai mengoceh, menggosip, mengomel, merengek,

PHURQJURQJ +HQWLNDQ RFHKDQ LWX · 3ULD VHULQJ NDOL PHQJDWDNDQ SDGD perempuan bahwa mereka berbicara mengenai hal yang tidak bermakna.

 

Tutor berperan dalam menanggapi Hambatan Komunikasi

Dalam temuan data sebelumnya, ketiga anak bimbing Agus Salim ini menyatakan bahwa mereka ingin diajar kembali oleh Agus Salim ketika beranjak ke jilid 3. Berdasarkan pengalaman mereka selama diajar oleh Agus Salim, mereka bercerita bahwa Agus Salim merupakan kakak yang baik, suka memberi, dan lucu.

 

Keinginan ketiga anak bimbel Agus Salim ini sejalan dengan pendapat Soekartawi (1995:

p. 32-34) yang menyebutkan bahwa tutor yang mampu membuat atau memberikan humor agar siswa yang belajar tidak merasa bosan dan supaya dimaksudkan agar topik bahan ajar yang diberikan dapat diterima dengan baik. Dengan humor

PHPEXDW VXDVDQD ‡KDQJDW· DWDX ‡DNUDE· GDQ PDPSX PHQGRURQJ VLVZD XQWXN

melakukan motivasi agar siswa senang dan dapat menyerap bahan ajar dengan baik. Di sisi lain, seorang tutor juga harus mampu menyamakan persepsi dengan anggotanya. Seperti terlihat pada penelitian yang dilakukan oleh Sisvianda (2013) yang menyebutkan bahwa terdapat hambatan dalam komunikasi yang dialami pendamping ketika mengkomunikasikan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-Mpd) yaitu adanya perbedaan persepsi dengan sebagian masyarakat.

 

Senada dengan apa yang dikatakan oleh Agus Salim ketika diwawancarai, ia menyatakan bahwa saat mengajar tutor tidak boleh kaku, harus dapat berimprovisasi menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang menarik perhatian minat belajar anak. Misalnya dengan membahas materi pelajaran melalui games. Dalam hal ini Agus Salim mencoba untuk menyamakan persepsinya dengan persepsi ketiga anak bimbelnya dengan cara bersikap tidak kaku, berimprovisasi dalam menyampaikan pesan. Persepsi ketiga anak bimbingannya ini menganggap bimbel sebagai tempat untuk bercanda, bermain, bebas berteriak. Terlihat saat ketiga anak bimbel Agus Salim yang ditanya, mereka menyebutkan bahwa mereka suka ke tempat bimbel karena di tepat bimbel dapat bercanda dengan Agus Salim dan mereka menyatakan bahwa Agus Salim merupakan kakak yang lucu, namun tidak pintar dengan nada bercanda.

 

Dalam hal ini, Agus Salim melakukan apa yang disebut empati oleh Naim (2011: p. 48) yang menyatakan bahwa empati adalah sesuatu yang perlu diperoleh dari orang lain sehingga komunikasi bisa efektif karena ada kesamaan sudut pandang antara komunikator dan komunikan. Agus Salim sebagai komunikator berusaha menyamakan sudut pandang mengenai belajar dengan komunikannya yaitu ketiga anak bimbingnya. Terlihat ketika pada observasi pertama tanggal 24 Mei 2015. Ketika itu Agus Salim sedang berusaha membujuk ketiga anak bimbingannya agar mau belajar materi jilid 3. Namun, ketiga anak bimbing Agus Salim menolak untuk belajar. Mereka mendesak Agus Salim agar bimbel diisi dengan bermain bukan untuk belajar sehingga Agus Salim menyiasati dengan menyusupkan materi jilid 3 ke dalam game.

 

Anak menolak Pesan yang tidak disukai dalam Bimbel

Materi pelajaran yang paling disukai oleh ketiga anak bimbel Agus Salim adalah bercerita. Hal ini menjadi persoalan bagi Agus Salim karena ketiga anaknya sering menolak belajar apabila ia tidak mengajarkan pelajaran materi bercerita. Ketika Agus Salim mengajar materi pelajaran bercerita, ketiga anak bimbingnya lebih mau untuk berkonsentrasi dan aktif belajar. Sementara apabila bukan pelajaran bercerita, mereka cenderung berusaha mengalihkan perhatian Agus Salim dengan mengajaknya bercanda, bermain, berbicara, bahkan mereka tidak segan suka meneriaki Agus Salim.

 

Hambatan yang muncul ketika Vivi, Vira, dan Nadia menolak pesan yang hendak disampaikan oleh Agus Salim. Salah satu faktor yang mempengaruhi ketiga anak bimbing Agus Salim berani menolak pesan materi pelajaran yang hendak disampaikan oleh Agus Salim sebagai tutor mereka adalah karena kohesi kelompok yang tinggi. Menurut McDavid dan Harari (dalam Rakhmat, 1991: p. 163-164) menyatakan bahwa kohesi kelompok diukur dari ketertarikan anggota secara interpersonal pada satu sama lain, ketertarikan anggota pada kegiatan dan fungsi kelompok dan sejauh mana anggota tertarik pada kelompok sebagai alat untuk memuaskan kebutuhan personalnya. Sementara itu, Cragan, Kasch, & Wright (2009: p. 9-18) menambahkan salah satu karakteristik kelompok kecil adalah time. Beberapa orang sudah saling berkomunikasi sebelum mereka menjadi sebuah kelompok.

 

Hubungan antara Vivi, Vira, dan Nadia sudah terjalin erat sejak sebelum Agus Salim menjadi tutor mereka di kelompok jilid TPQ pada awal tahun 2015. Vivi dan Nadia merupakan teman satu sekolah. Sedangkan rumah Vira dan Vivi berdekatan. Hal ini membuat ketiga anak bimbel Agus Salim memiliki hubungan pertemanan yang akrab. Hal ini membuat mereka memiliki semangat kelompok yang tinggi, hubungan interpersonal yang akrab, kesetiakawanan, dan perasaan

‡NLWD· \DQJ GDODP +DO LQL \DQJ PHQGRURQJ DQJJRWD NHORPSRN XQWXN LNXW ELPEHO

 

Salah satu implikasi dari komunikasi kelompok yang kohesif menurut Bettinghaus (dalam Rakhmat, 1991: p. 164-165) terkait konteks pesan merupakan ancaman kepada kelompok, kelompok yang lebih kohesif akan lebih cenderung menolak pesan dibandingkan dengan kelompok yang tingkat kohesinya rendah. Pesan yang


 

berupa materi pelajaran di luar cerita. Sehingga ketiga anak bimbing Agus Salim yang merasa sudah nyaman berada di dalam kelompok kelas jilid TPQ dapat mudah menolak pesan yang tidak dikehendaki oleh mereka. Hal ini menjadi hambatan dalam komunikasi yang dialami Agus Salim ketika hendak mengajar materi selain matematika.

 

Simpulan

Terkait hambatan komunikasi dalam aktivitas bimbingan belajar (bimbel) antara tutor dengan kelompok anak kelas jilid TPQ di perum Gcc Masjid Al Amin, tidak terdapat hambatan komunikasi antara anak yang bersekolah formal sekaligus juga mengamen dengan anak yang bersekolah formal saja. Lingkungan fisik di tempat bimbel, keadaan psikologis, dan penolakan pesan dari anggota kelompok, menjadi hambatan dalam komunikasi kelompok kelas jilid. Lingkungan fisik di tempat bimbel seperti kehadiran anak-anak dari kelompok kelas usia PAUD sampai kelompok kelas jilid TPQ membuat suasana menjadi gaduh. Suasana gaduh ini membuat komunikasi antara tutor dengan ketiga anak kelompok kelas jilid TPQ menjadi terhambat. 

 

Setting tempat bimbel juga turut menjadi faktor yang dapat menghambat komunikasi dalam aktivitas bimbel kelompok kelas jilid TPQ. Di dalam tempat bimbel, antar kelompok kelas dipisahkan hanya berdasarkan tempat duduk kelompok masing-masing tanpa penyekat. Hal ini membuat anak-anak dari kelompok kelas lain memiliki akses yang leluasa untuk dapat berlari, bermain, mengganggu kelompok kelas lain, dan sebagainya.

 

Keadaan psikologis anggota dan tutor kelompok kelas jilid TPQ turut memainkan peranan penting dalam aktivitas bimbel yang dilaksanakan. Pertama tampak dari sorot mata. Anggota yang memiliki ketertarikan dengan tutornya cenderung akan melakukan kontak mata. Apabila anggota jarang melakukan kontak mata, hal tersebut mengisyaratkan bahwa ia secara sengaja ataupun tidak, sedang mengurangi kemungkinan untuk berinteraksi atau bahkan belum siap untuk berinteraksi dengan tutor maupun anggota yang lain. Hal ini perlu diperhatikan oleh para tutor sehingga tutor dapat mencari cara agar anak-anak yang ia bimbing mau untuk berinteraksi dengan satu sama lain.

 

Salah satu bentuk dari situasi psikologis seseorang adalah keinginan untuk bercanda. Dengan bercanda, suasana bimbel di dalam kelompok menjadi cair; tidak kaku. Namun apabila intensitas bercanda di dalam kelompok lebih banyak daripada membahas materi topik pelajaran dapat membuat konteks komunikasi menjadi teralihkan ke topik candaan.

 

Prasangka atau praduga pemikiran yang salah membuat komunikasi terhambat. Misalnya pemikiran tutor yang meremehkan atau menganggap anak bimbingannya lebih rendah daripada dia dan menganggap perbincangan mereka sebagai hal yang tidak penting. Pemikiran tersebut membuat tutor secara tidak sadar akan tidak menyimak apa yang diperbincangkan oleh anak yang dibimbingnya. Dampak dari hal ini adalah anak mengalami kesulitan untuk terbuka menceritakan pengalaman mereka kepada tutornya.

Kehadiran tutor kelompok kelas lain dan sanak saudara anggota kelompok dapat menghambat komunikasi aktivitas bimbel kelompok kelas jilid TPQ. Hubungan yang dekat antar tutor membuat mereka dapat saling berbicara maupun bercanda satu sama lain. Selain itu kehadiran sanak saudara membuat anggota kelompok tidak dapat berkonsentrasi penuh kepada aktivitas bimbel. Konsentrasi anggota kelompok terbagi karena di satu sisi mereka harus belajar dan di sisi lain mereka harus menjaga sanak saudaranya.

 

Topik materi pelajaran tertentu menjadi salah satu hal yang menghambat komunikasi kelompok kelas jilid TPQ di perum Gcc Masjid Al amin Cikarang Bekasi. Terlihat ketika anggota lebih menyukai materi pelajaran tertentu. Hal ini membuat mereka cenderung untuk menolak belajar ketika bukan materi pelajaran yang disukai oleh mereka. Adapun buku materi pelajaran sekolah tematik menjadi faktor penghambat tutor ketika mengajar anggotanya.

Pertama yang perlu diperhatikan adalah antar anak dalam kelompok memiliki field of experience dan yang berbeda. Antara anak satu dengan yang lainnya memiliki pengalaman berbeda-beda. Pengalaman komunikasi mereka khususnya dapat mempengaruhi bagaimana mereka berkomunikasi sekarang.

 

Daftar Referensi

Berg & Lune. (2012). Qualitative Research Methods for the Social Sciences.Unites States of America: Pearson Education, Inc.

 

Cragan, Kasch, Wright. (2009). Communication in Small Groups: Theory, Process, Skills,  International Student Edition. Boston: WadsworthCengage Learning

 

DeVito, Joseph A. (2011). Komunikasi Antarmanusia (alih bahasa: Ir. AgusMaulana M.S.M.). Tangerang: Karisma Publishing Group.

 

Effendy, Onong. U. (2000). Ilmu, teori dan filsafat komunikasi. Bandung : PTCitra Aditya Bakti.

 

Effendy, Onong. U. (2003). Ilmu, teori dan filsafat komunikasi. Bandung : PTCitra Aditya Bakti.

 

Mulyana, Deddy. (2007). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PTRemaja Rosdakarya

 

Myers & Anderson. (2008). The Fundamentals of Small Group Communications. United States of America: Sage Publication, Inc.

 

Naim, Ngainun. (2011). Dasar-dasar Komunikasi Pendidikan. Jogjakarta: ArRuzz Media.

 

Rahman, Aisyah A. (2011). Penggunaan Media Gambar dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Kelas VI SD Negeri I Peusangan Bireuen Aceh.Madrasah, Vol. 3 No. 2 Januari-Juni 2011

 

Rakhmat, J. (1991). Psikologi Komunikasi Edisi Revisi. Bandung: PT RemajaRosdakarya.

Pimpinan Pusat Majelis Pembina Taman Pendidikan Al Qur’an An Nahdliyah (2008) PEDOMAN PENGELOLAAN TAMAN PENDIDIKAN ALQUR’AN METODE CEPAT TANGGAP BELAJAR AL QUR’AN AN NAHDLIYAH. Tulung Agung Pimpinan Pusat Majelis Pembina Taman Pendidikan Al Qur’an An Nahdliyah.

 

Sisvianda, Devina K. (2013). STRATEGI KOMUNIKASI PENDAMPING PNPM-MPD DALAM UPAYA PEMBERIAN PEMAHAMAN PROGRAMKEPADA MASYARAKAT (Studi pada 

Kegiatan SPP di Desa KemuningLor, Kecamatan Arjasa-Kabupaten Jember). Universitas Brawijaya,Malang

 

Soekartawi. (1995). Meningkatkan Efektivitas Mengajar. Jakarta: PT DuniaPustaka Jaya.

Yin, Robert K. (2009). Case Study Research: Design and Methods – 4th Edition.California: SAGE Publications, Inc.

 

West, R. & Turner, L.H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis danAplikasi, Edisi 3. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

Yodmani, S., & Hollister, D. (2001). Disasters and CommunicDWLRQ 7HFKQRORJ\ 3HUVSHFWLYHV from Asia. Second Tampere Conference on Disaster Communications (pp. 28-30) 

Selasa, 10 November 2020

Konferensi MWC NU Cikarang Utara Tahun 2020 Sukses Digelar


NU Cikarang Utara melakukan konsolidasi pasca Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) Bekasi yang menjadi agenda lima tahunan. Peserta acara ini dihadiri ratusan warga NU, demisioner struktural NU, Ansor, Banser dan IPNU dan dihadiri juga para sesepuh tokoh NU KH. Ahmad dan para rois syuriah pengurus ranting. Acara digelar di Pondok Pesantren Asik Mahabatillah Pimpinan KH. Ihsanudin Al Badawiy  Kampung Harapan Baru Kec Cikarang Kota Bekasi  pada hari senin 09/11/ 2020.

Waktu menunjukan pukul 21.05 WIB acara dibuka dengan rangkaian dibuka dengan suratul fatiha , menyanyikan lagu Indonesia raya, Yalal watho dan Mars Banser yang dipimpin oleh sahabat Ali Musthofa yang dilanjutkan sambutan dari KH. Ihsanudin Al Badawiy sebagai tuan rumah dan sebagai Rois Syuriah MWC NU Cikarang Utara.

Dalam sambutan beliau mengutarakan "Acara kali ini diadakan bukan tanpa sebab namun, karena saya pribadi sebagai Rois syuriah MWC NU Cikarang Utara mendapatkan mandat langsung secara lisan dan tulisan bahkan ditelpon beberapa kali oleh pengurus PBNU yaitu Abah KH. Abdul Manan pasca acara konfercab NU Bekasi beberapa minggu yang lalu karena sesuatu hal yang sama-sama kita ketahui. Jadi mengingat ini penting sekaligus intruksi alhasil sebagai bentuk ta'dzim sami'na wato'atan santri dengan Guru/kiai yang notabenya sebagai pimpinan pusat di PBNU terkait konfercab MWC NU tingkat kecamatan agar segera membentuk karakteker struktural ketua tanfidziyah MWC NU Cikarang Utara. SK MWC dan SK PC NU langsung dari PBNU sebab karateker konfercab PCNU Bekasi sebagai penanggung jawabnya Abah KH. Abdul Manan. Dan sehubungan dengan personil calon ketua tanfidz dan pengurus inti sudah dipersiapkan yaitu Ust Sukirman, H. Budi dan Ust Abdul Jalil Sos, harapannya ketua terpilih agar merangkul yang dibawah dan berupaya selalu blusukan istilah di NU TURBA (Turun Bawahan) hadir diberbagai kegiatan struktur, kultur ataupun banom NU tingkat ranting". Pungkas beliau sebelum tutup sambutan.


Selanjutnya sebelum pemilihan ketua tanfidz rapat yang dipimpin langsung oleh KH. Ihsanudin Al Badawiy, beliau memberikan waktu kepada para peserta rapat agar kiranya menyampaikan gagasan masukan dan tanggapannya terkait NU kedepan harapanya seperti bagaimana?
Tanggapan pertama dari ketua tanfidz Tanah Baru, disusul Ust Ismet, sahabat Robert ketua Ansor Cikarang Utara, dan perwakilan dari IPNU PAC Cikarang Utara terkait system pemilihan dan keluh kesah dan terkait harapan kedepan untuk NU untuk Cikarang Utara hususnya hingga Kabupaten semua perwakilan sambutan senada agar NU Cikarang Utara lebih baik lagi dan menjadi contoh bagi para anak banom NU lainnya.


Ketiga kandidat (H. Budi Kuswanto, Ust Sukirman dan Ust Abdul Jalil) yang diusung dan pengajuan dari beberapa tokoh NU, selanjutkan KH Ihsanudin mempersilahkan  ketiga kandidat berunding menentukan kesiapan untuk menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Cikarang Utara. Selang beberapa menit ketiga kandidat memutuskan hasil musyawarah kepada KH. Ihsanudin dan diumumkan sebagai ketua tanfidziyah MWC NU Cikarang Utara masa hidmat 2020-2025 yang terpilih yaitu :
1. Ust Abdul Djalil : Katib Syuriah
2. Ust Sukirman : Ketua Tanfidziyah
3. H. Budi Kuswanto : Bendahara

Waktu menunjukan pukul 23.30 acara selesai ditutup dengan do'a yang dipimpin langsung KH. Ihsanudin Al Batawiy selanjutnya ramah tamah makan bersama yang sudah dipersiapkan tuan rumah.


#Salam Ngopi Nusantara
#NU Cikarang Utara berbenah


Minggu, 20 September 2020

Laporan Pertanggung Jawaban DKM Al Amin

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN

PENGURUS DKM MASJID AL AMIN Perum GCC Blok F08 Rt 16/11 Cikarang

PERIODE Tahun 2014 - 2017

 

 

Disampaikan pada SERTIJAB (Serah Terima Jabatan) dan Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus DKM Al Amin perum Grand Cikarang City Blok F08 Rt 16 Rw.11 Karang Raharja Cikarang Utara Bekasi Jawa Barat.

 

Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus DKM Al Amin di susun Oleh Rokhmat dan  pengurus DKM Al Amin periode  2014 – 2017 Pada hari sabtu Tanggal 11 November 2017 di Masjid Al Amin dan disampaikan ke warga pada Hari Ahad tanggal 26 November 2017 di Masjid Al Amin

 

1.    Rokhmat                               : Ketua

2.    Nur Rokhmat                        : Sekertaris

3.    Nurudin                                : Bendahara

4.    Syuaib Yulianto                    : Bidang Dakwah Dan Ubudiyah

5.    Aris Faturokhman                 : Bidang PHBI

6.    Amat Fatorochman               : Bidang PHBI

7.    Agus Salim                             : Bidang Pembinaan Remaja

8.    Mujia                                      : Bidang Sarana Prasarana

9.    Irfan Zamani                            : Bidang Humas

10. Amir Hasan                           : Bidang Humas

11. Wahyudi                                  : Jama’ah/Warga

 

 

 

                 DAFTAR ISI

 

I    . PENDAHULUAN

II   . LATAR BELAKANG DKM AL AMIN PERUM GCC

III  . KONDISI INTERNAL DKM AL AMIN

IV  . SRUKTUR ORGANISASI DKM AL AMIN

V   . KESEKERTARIATAN

VI  . BIDANG PERBENDAHARAAN

VII . BIDANG UBUDIAH/DAKWAH

VIII. BIDANG PENDIDIKAN

IX  . BIDANG SARPRAS

          X   . DATA ASET DKM AL AMIN

XI  . PROGRAM YANG BELUM OPTIMAL

XII . KENDALA YANG DI HADAPI

XIII. DOCUMENTASI dan LAMPIRAN

XIV. PENUTUP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

I.        PENDAHULUAN

 

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Assalamu’alaikum Warokhmatullahi Wabarokatuh

 

Alhamdulillahirobbil’alamin Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan Rahmat serta taufik hidayahnya serta nikmat dan karunianya  kepada kita semua hingga kita masih mampu mengarungi dunia yang fana ini dengan satu misi yaitu sebagai khalifah di muka bumi, melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar.

Sholawat serta salam kita sanjungkan kepada baginda alam yang paling mulia dan paling pantas di mulyakan oleh yang maha mulia  yaitu sayyidina wa habibina wa maulana Muhammad s.a.w serta kepada ahlul baitnya dan para sahabat-sahabatnya dan semoga kita semua di akui umat beliau hingga ahir zaman dan semoga kita mendapat syafaatnya di ahirat kelak nanti Amiin ya robbal alamin

 

Ada ayat dalam al-quran yang memerintahkan umat islam untuk selalu memakmurkan masjid terdapat dalam surat At taubat ayat 18.

 

مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِيْنَ أَنْ يَعْمُرُ وَاَمَسَاجِدَاللهِ شَاهِدِيْنَ عَلَی اَنْفُسِهٜعَلَی اَنْفُسِهِمْ بِلْكَفِرِ اُوْلٓئِكَ حَبِطَتْاَعْمَا لِهِمْ وَفِیْ النَّارِهُم خَالِدُوْنَ اِنَّماَيَعْمُرُ مَساَجِدَاللهِمَنْ آمَنَ بِاللّهِوَالْيَوْمِالآخِرِوَأَقَامَالصَّلاَةَوَآتَزَّكاَةَوَلَمْ يَخْشَ الاّالله َفَعَسَأُوْلٓئك أنْ يَكُوْنَمِنَ الْمُهْتَدِينْ.

 

Artinya ”Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah ,maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapatkan petunjuk dari Allah ta’ala. ( QS.At Taubah : 18 )

 

Pertama-tama kami ingin menyampaikan terima kasih kepada jamaah masjid dan warga atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mengemban tugas sebagai pengurus DKM masjid Al Amin  periode tahun 2014-2017 dan di percaya sebagai ketua DKM Al Amin.

Setelah selama tiga tahun mengelola organisasi, kini tiba saatnya bagi pengurus masa bakti 2014-2017 untuk melaporkan kepada sidang rapat Jamaah yang terhormat seluruh hasil kerja kami selama mengemban amanah ini.

Waktu tiga tahun ternyata belum cukup untuk mewujudkan mimpi-mimpi dan rencana-rencana serta harapan-harapan yang coba kami buat ketika pertama kali menerima kepercayaan mengurus organisasi keDKMan.  Begitu banyak keterbatasan yang kami miliki, sementara begitu besar tantangan yang harus dihadapi.

 

 

 

 

II.   LATAR BELAKANG DKM AL AMIN

 

Pada awal muncul pembangunan Perum Grand Cikarang City pada tahun 2009 dari sekian warga mulai menempati tempat tinggal masing-masing dan dalam satu perumahan sekian besarnya belum memiliki sarana tempat  ibadah karena dari pihak pengembang belum memfasilitasi sarana tempat ibadah atau masjid di wilayah perumahan khususnya RT 16/11 warga yang baru terbentuk kepengurusan RT yaitu RT 16/11 sebagai Rt Bapak Agus Ridwan. Struktur pengurus RT 16 waktu itu Bapak Ghufron dan saya (Rokhmat) di posisikan sebagai seksi kerohanian.

 

Memasuki bulan ramadhan mengadakan sholat tarawih bertempat di lapangan futsal. Program yang berjalan hanya mengadakan tahlil keliling ke rumah-rumah. Tahun 2010 warga mengajukan fasos untuk sarana tempat ibadah di wilayah RT 16 dan munculah susunan kepengurusan DKM. sebagai ketua DKM Pak Ghufron dan sebagai wakil saya pribadi (Rokhmat) dan sekertaris Asep Dhani (sudah pindah) dan bendahara Ahmad (sudah pindah).

 

Pengajuan fasos sarana tempat ibadah alhamdulillah di setujui. Pada hari Ahad Tanggal. 01-Mei - 2011 dengan modal dana  sebesar Rp. 18.000.000 pembangunan start awal di lakukan prosesi Peletakan Batu Pertama dan berikut mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad s.a.w program PHBI  perdana.

 

Alhamdllah acara prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh KH. Dasuki Harun pengasuh ponpes AL ISLAH kali ulu sesepuh tokoh di wilayah Cikarang dan di hadiri oleh KH. Jamaludin Nawawi sebagai eksekusi penunjuk arah kiblat beliau putra dari  KH. Raden Ma’mun Nawawi pendiri PONPES BAQIYATUSSHOLIHAT cibogo, penyusun kitab Idho’ul mubhamat ,kitab i’anatu Nasik berisi kajian fikih ,kitab Al taisir fi falak.dll

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Masjid Al Amin Tempo dulu tahun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Dengan membuat bangunan yang sederhana berbentuk bedeng di pertengahan pembangunan dana habis hutang di toko matrial sudah mulai banyak. Walhasil pembangunan sempat tersendat terlebih pengurus mulai beberapa personil mengundurkan diri  (Asep dhani sebagai sekertaris dan Pak Ahmad sebagai bendahara pindah tugas kerja) dan pak Ghufron (karena banyak tugas dan menyelesaikan studynya) pak Ghufron mengamanahkan kepada saya sebagai wakil agar melanjutkan kepengurusan DKM, selanjutnya kita berupaya beberapa kali kita mengadakan syuro dengan pengurus seadanya. Bagaimana caranya melanjutkan pembangunan tanpa ada panduan AD ART.

 

Sedikit singkat cerita awalnya saya kedatangan tamu yang tidak saya kenal hingga terjadilah perbincangan ternyata beliau adalah seorang Dzuriyyah/Ahlul bait/ Habib (keturunan Rasul saw) nama beliau Habib Mukhsin Bin Abu Bakar Al Athos dari Bekasi di dalam obrolan tersebut beliau  memantau keadaan sekitar ada pembangunan masjid beliau iba dan peduli menawarkan untuk membantu proses pembangunan Masjid Al Amin.

 

Awalnya saya pesimis karena melihat tampilan tidak ada kesan orang dermawan namun saya coba berusaha khusnudzon ke beliau. Walhasil saya berkonsultasi kepada ulama setempat dan di berikan referensi melalui Habib Jafar Bin Abdullah Al Hadi (pengajar pertama Taklim rutin di masjid Al Amin setiap ahad bada maghrib ) dan beberapa para ulama dan Asatidz  dan saya di sarankan untuk menemui Habib Mukhsin Al Athos dan Habib Muhammad Bin Ahmad Vad’aq pengasuh PonPes Al Khoirot Pengasinan Bekasi. Selanjutnya kita sowan di antar sama Ustdadz H. Sofyan (kala itu beliau belum mengajar taklim rutin di wilayah Dkm Al Amin) dan Kang Firdaus.

 

Alhamdulillah sama Habib Muhammad Bin Ahmad Vad’aq di respon baik  beliau berkunjung ke perum GCC wilayah Al Amin dan beliau bersedia untuk membantu melanjutkan pembangunan masjid Al Amin yang sempet tertunda.

 

       Habib Ja’far Bin Abdullah Al Hadi dan

             Habib Muhammad Bin Ahmad Vad’aq ,wasilah beliau

              Masjid Al Amin terbangun

 

Selanjutnya koordinasi dengan Pak Kasirun Dhani ketua pembangunan terkait pembangunan selanjutnya akan di progres dari donatur dengan demikian gambar desain yang sudah diprogres kemungkinan tidak sesuai rencana. Alhamdulillah pak Dhani legowo dan meridhoi serta mempersilahkan.

Sembari proses pembangunan Program ubudiyah tetep berjalan walaupun hanya beberapa personil pengurus.

 

Dalam kurun waktu kurang lebih 10 bulan pembangunan telah rampung . Namun DKM Al Amin mempunyai tunggakan hutang di toko matrial kisaran  Rp.40.000,000,. Dan hutang sama CV yang mengerjakan atap masjid Al Amin sebesar Rp.12.000,000 Rupiah lebih 3 bulan Dkm tidak setor bayar hutang saya beberapa  kali didatangi devcolector suruhan yang punya toko matrial dan dari CV. Baja ringan, mengingat ikhtiar belum dapat solusi saya tawarkan sertifikat rumah buat  jaminan kami dari DKM pasti bayar bahwa namun dari pihak toko matrial tidak mau menerima hingga akhirnya saya konsultasi ke Habib Muchsin ahirnya saya di ajak patungan sama Habib Mukhsin untuk bayar hutang. Habib mukhsin punya motor satu-satunya mau di jual, saya mau gadaikan surat rumah buat patungan bayar hutang, namun sebelum laku di jual  alhamdulillah hutang di toko matrial di lunasi oleh Habib Muhammad Bin Ahmad Vad’aq. Dan hutang di CV. Atap baja ringan di tanggung sahabat saya saudara Ilham Pamungkas warga Rt 16.

 

 Note  : Besar biaya dalam proses pembangunan saya tidak tahu persis

            Karena bantuan dari donatur dalam bentuk matrial & tukang.

 

 

Pada awal tahun 2014 terjadi perombakan kepengurusan karena ada pengajuan dari beberapa kepengurusan RT dan warga berasumsi melihat masjid terkesan monoton dengan asumsi masjid programnya terkesan konsep pribadi walhasil di adakan Resavel kepengurusan namun belum ada kesiapan dari warga yang mau untuk menggantikan sebagai ketua Dkm Al Amin.

 

Proses resuvle tetap dilanjutkan yaitu pemilihan ketua Dkm dengan system aklamasi. Waktu itu di forum rapat sudah ada penawaran yang bersedia mencalonkan jadi ketua Dkm, namun tidak yang ada bersedia ahirnya team perumus berkonsultasi dengan dewan guru alhasil kembali saya di sarankan oleh para Dewan guru dan kesepakatan warga yang hadir kala itu agar melanjutkan kembali jalannya kepengurusan demi menjalankan tugas dari Guru akhirnya dengan personil pengurus di perbanyak dan memunculkan AD ART karena sebelumnya belum mempuyai patokan landasan pedoman dalam berorganisasi terkait keDKMan. Namun penyusunan AD ART belum maksimal karena berbagai kendala tentang pemahaman tentang struktur Ta’mir masjid walhasil di panding.

 

III. KONDISI INTERNAL DKM  AL AMIN

 

Sebagaimana diketahui saat awal kepengurusan di mulai dari penunjukan kami selaku ketua DKM masjid Al Amin periode tahun 2014-2017 yang di dasarkan pada Surat Keputusan DKM Masjid Al Amin Nomor 001/DKM1 Sekr/V/2014 tertanggal 05 April 2014 yang berlaku sejak tanggal 01 Mei 2014, hingga 3 (tiga) tahun kedepan.

 

Di awal kepengurusan,  kami membentuk struktur organisasi dengan menunjuk jamaah masjid Al Amin sebagai pengurus untuk membantu kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan.

 

Dalam proses perjalanan waktu ternyata ada beberapa personil pengurus yang tingkat keaktifannya tidak maksimal bahkan cenderung dapat di katakan sebagai tidak aktif sama sekali. Dan juga ada di antaranya yang mengundurkan diri karena kesibukan di tempat kerjanya dan berbagai alasan. Namun bukan berarti dengan kurang aktif dan mundurnya beberapa pengurus kemudian kegiatan tidak berjalan, Alhamdulillah semua kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar sesuai yang diharapkan.  Hal ini karena pada setiap kegiatan-kegiatan dari program harian, mingguan, bulanan dan tahunan dari beberapa teman-teman yang setia masih bertahan untuk melanjutkan kepengurusan yang  tidak bertumpu pada orang per orang melainkan kerja sama dan kebersamaan antar sesama jamaah.

 

     Dari pengurus internal muncul gagasan dengan bentuk saran terkait job desc dalam AD ART agar lebih difungsikan sehingga ini membuat kami memutuskan syuro untuk melanjutkan pemantapan dalam penyusunan AD ART alhamdulillah terselesaikan walaupun belum maksimal sesuai harapan. Respon positif berupa kritik dan saran membangun muncul kembali dari internal pengurus sekitar pada bulan Ramadhan 2017 bahwasanya kepengurusan di DKM Al Amin di terkesan tidak ada perkembangan atau kemajuan sama sekali menyarankan supaya di adakan pergantian pengurus dengan nuansa figur ketua yang lain.

 

Namun mohon maaf belum langsung segera kami tindak lanjuti sempat tertunda tiga bulan ke belakang karena harus mengkondisikan program yang sudah kami susun dengan matang dengan seksi Bidang Dakwah dari sebelum bulan ramadhan yaitu agenda program tahunan (Halal Bi Halal, Idul qurban, Istighosah Dirgahayu NKRI ke 72 dan Tahun Baru Hijriah )

 

Pada tanggal 24 september 2017 hari sabtu,bertempat di balai warga RT 16 waktu 19,30 s/d selesai menindak lanjuti kritikan dan saran tersebut di atas di bentuk panitia pemilihan ketua  DKM baru. Dan pada tanggal 30 September 2017 bertempat di selasar Masjid Al Amin di adakan pemilihan ketua DKM dengan system musyawarah. Bapak Andi Roy dari Rt 17sebagai ketua pelaksana pemilihan ketua DKM AL AMIN Periode 2017 s/d 2020 M di hadiri seluruh Dewan Guru (Ustadz H. Sofyan Ln ,Ustadz Abdul Djalil S.Sos, Ustadz Ismatullah) dan Ketua FKDKM ( Forum Komunikasi Dewan Kemakmuran Masjid ) Ustadz Ukon Adi Harja serta di hadiri warga RT 16 dan RT 17 Perum GCC blok F, dengan calon ketua ( Pak Agus Salim, Pak Andi Handoko, Pak Amat Fatorochman). Acara pemilihan ketua DKM AL AMIN Periode 2017-2020 sudah terealisasikan dengan cepat

 

 Ketua DKM AL AMIN Terpilih periode 2017-2020 Bp.Amat

                                Fattorokhman

 

Alhamdulillah proses jalannya pemilihan ketua DKM Al Amin berjalan sangat hikmat dan berjalan lancar ketua terpilih secara mufakat yaitu Bapak Amat Fatorochman. Selanjutnya kami pengurus DKM Al Amin di forum ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar—besarnya karena tidak bisa mengemban amanah. Perlu kami sampaikan bahwa sebagai organisasi sosial kemasyarakatan semua kegiatan yang dilakukan pengurus didasari atas keikhlasan dan kerelaan hati masing-masing individu dalam karena berpatokan khoirunnas anfauhum linnas ”Orang yang paling terbaik di mata Allah adalah orang yang bermanfaat untuk orang lain.’’

 

 

 

 

 

 

 

 

IV. STRUKTUR ORGANISASI PENGURUS DKM MASJID AL AMIN PERUM GCC BLOK F08. RT 16/11 KARANG RAHARJA CIKARANG UTARA

 

         DEWAN GURU       :   Ust H. Sofyan

                                         Ust Ismatullah

                                         Ust Abdul Djalil

         KETUA                  :  Rokhmat

         WK KETUA            :  Rahmat Albar

                               ( Mengundurkan Diri)

SEKERTARIS   1   :  Nur Rokhmat

                         2   :  Slamet

BENDAHARA    1   :  Nurudin

                        2   :  Tata Muttaqin

BIDANG DAKWAH : Ghufron

                             : Andi Handoko

                             : syuaib Y.

                             : Aris faturokhman

                             : Amat Fattorochman

                             : Firdaus

                             : Hari W

BIDANG SARPRAS : Ade Swarsa ( mengundurkan diri )

                             : Budi komara

                             : Andi Iskandar

                             : Kadrio

                             : Riyanto

                             : Tohir

                             : Mujio

                             : Agus Riyanto

BDNG PENDIDIKAN : Agus salim & Team

                             : pengajar TPQ Nurul

                               Hasanah Annahdliyyah

BIDANG REMAJA  : Adzim Muttaufik

                             : Agus Salim

                             : Jamil

HUMAS                  : lrfan zamani

                             : Amir

                             : Ansori

                             : Dedy

BIDANG FATAYAT : Ibu Khusnul Khotimah

                               Ibu Khumroh dan

                               MT MIFTAHUL INSAN

 

 

      

Jajaran Pengurus DKM Al Amin Periode 2014-2017

Bersama K.H.Zaki Abdullah dan Para Dewan Guru DKM Al Amin

 

 Visi Dkm Al Amin

 

Meningkatkan ketaqwaan kepada Allah s.w.t serta mewujudkan masjid sebagai pusat pelayanan, pembinaan dan pemberdayaan ummat menuju masyarakat yang berahlakul karimah.

 

 Misi Dkm Al Amin

 

1.    Memasyarakatkan masyarakat amar ma’ruf nahi mungkar di kalangan masyarakat, menumbuh kembangkan kesadaran saling tolong menolong, saling mengingatkan, saling menasehati , dalam kebenaran dan dengan kesabaran.

 

2.    Mengajak warga muslim untuk selalu senantiasa melaksanakan sholat berjamaah ( di utamakan kaum ikhwan ) dan mengikuti berbagai kegiatan kajian mengingat kewajiban seorang muslim dan muslimat dalam menuntut ilmu ( agama ) serta membangun kesadaran untuk tetap mengimplementasikan nilai-nilai islam dalam setiap aktifitas.

 

 

3.    Melayani seluruh kegiatan dalam meningkatkan beribadah dan pembinaan ummat dengan tetap menjaga akidah ahlussunnah wal jamaah Imam Asyairoh wal Maturidiy dengan Bermadzhab madzahibul arba’a serta menjaga ukhuwah islamiyah dan ukhwah wathoniyyah.

 

 Sasaran strategis

 

Membangun kemakmuran masjid bersama potensi ummat

Model pengelolaan Masjid Al Amin

Untuk mencapai Visi dan misi dan sasaran srategis di perlukan model pengelolaan Masjid denagn sasaran 3P

( Pelayanan, Pembinaan, Pemberdayaan ) dan di jalankan dengan metode SMS (Silaturahmi, Musyawarah, Sinergi )

 

 

V.   KESEKERTARIATAN DKM AL AMIN

 

Mengelola masalah administratif, menyelenggarakan syuro (musyawaroh ) inventarisir aset DKM Al Amin dsb .

Data inventarisir Administrasi di antaranya :

 

1.    Jumlah surat yang masuk  : 60 lembar

( bentuk pemberitahuan,undangan, dan rapat external )

2.    Jumlah surat yang keluar  : 54 lembar

( Undangan rapat, pemberitahuan, undangan narasumber, undangan tabligh akbar serta himbauan )

3.    Jumlah proposal keluar      : 56 jilid proposal pembangunan dan proposal PHBI

4.    Jumlah proposal masuk     :  14 jilid pengajuan permohonan dana

 

( Data terlampir )

 

 

HARI – HARI PENUH KARYA

 

Perjalanan waktu mengisahkan kabar tentang DKM Al Amin yang berjibaku untuk melaksanakan berbagai program yang telah dirancang. Tiap hari dan tiap pekan ada kegiatan mengorbankan waktu-waktu istirahatnya tenaga finansalnya dan pemikiranya untuk memakmurkan masjid. Saya yakin tidaklah mereka melakukan semua hal tersebut. Kecuali karena sangat cinta dan sayangnya terhadap warga jama’ah masjid Al Amin. Namun waktu pun menceritakan tentang kepengurusan DKM yang memiliki komitmen organisational yang berbeda beda sehingga suatu masa di ambil suatu keputusan yang rasional yaitu pergantian pengurus DKM Al Amin agar lebih optimal, dengan program kerja masing-masing bidang di antaranya.

 

PROGRAM KERJA DKM AL AMIN YANG SUDAH TEREALISASI SBB    :

 

VI . PROGRAM BIDANG DAKWAH & UBUDIYAH

 

Sabda Rasulullah s.a.w

 

 “Kewajiban mencari ilmu bagi para muslim dan muslimat “

 Sabda Rosulullah s.a.w :

” utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi ”

  ( Tuntutlah ilmu sejak dari ayunan hingga liang lahat )            

Ada sabda Rosulullah s.a.w yang lain

” Utlubul ilma walau kana bainaka wabainahu bakhru minannari ”

Artinya ” tuntutlah ilmu meskipun di antara kamu dan ilmu terbentang lautan api

 

   Pada setiap masjid dan wilayah desa perum dan lainya wajib ada seorang ahli agama (seperti  Ustadz, Kyai, atau Alim ulama lainya) yang mengajar dan memberi pemahaman kepada mereka mengenai masalah – masalah agama.      

Rasul s.a.w Bersabda ” Barang siapa menguraikan al quran dengan akal pikiranya sendiri ( Tanpa Guru ) dan merasa benar, maka sesungguhnya dia telah berbuat kesalahan ( HR.Ahmad )

    

  Dari Ibnul Mubarak Berkata   Sanad merupakan dari Agama ,kalaulah bukan karena sanad ,maka pasti akan bisa berkata siapa saja yang mau dengan siapa saja yang di inginkanya ”

  Imam Syafi’i R.a berkata ” Orang yang belajar ilmu tanpa sanad guru Bagaikan orang yang mengumpulkan kayu bakar di gelapnya malam ,ia membawa pengikat kayu bakar yang terdapat padanya Ular berbisa dab ia tidak Tahu ” ( Faidul Qodir juz 1 Hal.433 )

 

  Al Imam Abu Yazid Al Busthamiy R.a Berkata ” Barang siapa tidak memiliki susunan Guru dalam Bimbingan Agamanya ,Tidak Ragu lagi Niscaya Gurunya Syaitan ( Tafsir Ruhul Bayan juz.5 Hal 203 )

 

  Rasulullah s.a.w Bersabda memerintahkan agar Umat Berpegang pada jama’ah Mayoritas

Dari Anas R.a bliau Berkata ”Anas mendengar beliau Bersabda ” Sesungguhnya Umatku tidak akan bersepakat pada aku kesesatan oleh karena itu.Apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutlah kelompok mayoritas ” ( HR.Ibnu Majah no.3950 Abd bin Humaid dalam musnadnya 1220.& At Thabrani dalam musnad Al syamiyyin 2069 )

 

    Dari beberapa keterangan tersebut di atas jelas terkait pengadakan program kajian untuk hal beribadah sangat penting seluruhnya kita sangat hati-hati dan selektif dalam memilih guru/ narasumber, walhasil alhamdulillah para dewan guru yang ada di masjid Al Amin dan para narasumber yang pernah kita undang untuk mengisi kajian terkait sanad ilmu beliau-beliau semua insya Allah nyambung sampai dengan kanjeng Rasul dan bisa di pertanggung jawabkan secara tertulis dan pembuktian. Demikian sedikit ulasan terkait rujukan keilmuan dalam pembelajaran dalam bidang sanad guru di Dkm Al Amin

 

Berikut Beberapa Kajian Taklim Rutin yang di adakan di Masjid Al amin :

        

Ø  DZIKIR & KAJIAN KELILING GANG SEPEKAN SETIAP MALAM JUMAT

 

     Kegiatan Ini berawal sekitar tahun  2009 dari seksi kerohanian Rt 16 yaitu Bapak Ghufron acara dilaksanakan pada hari kamis malam Jumat waktu bada isya s/d selesai berjalannya waktu dari pengurus mengadakan syuro evaluasi mengingat beragam warga atau masyarakat berasal dari daerah yang berbeda beda sehingga ragam kaifiyah dzikir tahlil tidak sama selanjutnya pengurus Dkm meminta kepada dewan guru Ustadz Sofyan untuk membuat kaifiyah dzikir dan tahlil ragam Bekasi (jawa barat) atau di sesuaikan dengan tempat tinggal kita sekarang. Setelah sudah mendapatkan kemudian di sosilaisasikan dengan memperbanyak kaifiyah draft tahlil dan menyusun draft konsep pembawa acara serta sambutan tuan rumah/yang mewakili dengan maksud siapapun di persilahkan belajar bareng untuk mimpin tahlil dan pembawa acara. Dan merubah tempat yang awalnya di rumah ke rumah di ganti di gang-gang warga Rt setempat  karena berbagai hal.

 

Untuk itu mengingat alokasi tempat kajian yang awal di rumah-rumah warga berganti di gang warga, pengurus mempersiapkan beberapa logistik untuk mensuport program tersebut yaitu dengan mempersiapkan perlengkapan sebagai berikut :

 

   1. Lampu penerang jalan

   2. Terpal

   3. Meja Guru

   4. Piring

   5. Sound system

   6. Draft pembawa acara,kaifiyah tahlil dan doa

   7. Buku surat yasin ( kondisional hajat tuan rumah )

   8. Kitab Maulid    ( kondisional hajat tuan rumah )

 

     Program dzikir dan tahlil keliling adalah upaya pendekatan kepada masyarakat dengan metode silaturahim sembari di adakan dzikir dan ta’lim mengingat pada waktu itu semua adalah warga pendatang dan tidak tahu asal usul  masing masing satu dengan yang lain.

 

  

 

” Sample draft kaifiyah tahlil Ragam Bekasi dan draft pembawa acara ”

 

Selanjutnya pengurus berkeinginan biar gak terkesan monoton agar di adakan kajian kitab dan mengajukan ke Ustadz Sofyan untuk mengisi kajian di malam jumat keliling yang di alokasikan di gang-gang sekitar Rt 16 dan Rt 17 dan acara tsb berkoordinasi dengan ketua Rt setempat yang awalnya dirumah-rumah di ganti alokasinya di gang gang warga alhamdulillah bliau bersedia meluangkan waktu untuk mengisi kajian sampai dengan sekarang..

 

 

Kitab yang di khatamkan Kajian & Dzikir keliling Gang sbb :

1.    Hadist Arbain nawawi dengan

  Kitab syarah Al Wafi

  Kitab kary : Syeikh Abdul Fattah Al Qodhi

     2.    Syarah Tafsir Yaasin

  Kitab karya : Syeikh Muhammad Idris Bin Abdul Rauf Al Marbawi

2.    Syarah Nasoikhu Dinniyyah

  Kitab kary  : Habib Abdullah Bin Alwi Al Haddad

  Note : belum khatam

3.    Durushul Fiqhiyyah

  Kitab kary : Assayid Habib Abdurrahman Bin Saggaf Bin Husein Assegaf

  Note : Belum khatam

 

 ”Jadwal Dzikir & ta’lim keliling Gang DKM Masjid Al Amin ”

 

 

Ø  KAJIAN SEPEKAN SETIAP MALAM RABU

    (  Narasumber Al Ustadz H. Sofyan  )

 

Kajian malam rabu berawal di masjid Al Amin yaitu narasumber Ustadz H. Sofyan materi awal tahsin dan hafalan surat-surat pendek dengan maksud memunculkan kader Imam sholat rowatib dan persiapan Imam sholat tarawih karena kala itu belum mempunyai kader imam untuk sholat rawatib dan sholat tarawih dan alhamdllah acara kegiatan berjalan lancar walaupun di ikuti hanya beberapa jamiah yang ikut kajian bareng namun akhirnya materi tahfidz di pindah di hari sabtu pagi bada subuh s/d slesai dan materi malam rabu di ganti dengan kajian kitab.

 

Kitab yang di khatamkan kajian malam Rabu yaitu  :

 

Kitab Syarah qhomitughyan Su’ubul Iman

karya : Syeikh Nawawi Bin Umar

 

Berjalanya waktu karena ada beberapa hal Ustadz H. Sofyan menyarankan mulai bada Idul fitri tahun 2015 kajian sepekan setiap malam rabu berpindah ke kediaman Ust H. Sofyan yaitu :

 

Hari          : Selasa malam Rabu selesai

Tempat     : Ust H.Sofyan Blok F07 Rt 16

Acara        : Kajian dan  Dzikir

                   Ratib Al Haddad

Materi       : Syarah Bulughul maram

                   ( kitab Misbahudzulam )

Karya        : Hadratusyeikh K.H Muhajirin Amsar Addari

 

         ”kajian malam Rabu di kediaman Ust.H.Sofyan

 

 

 

 

Ø  KAJIAN SEPEKAN SETIAP MALAM SABTU

 

   (  Nara sumber : Ustadz Ismatullah  )

   Tempat  :  Masjid Al Amin

   Waktu    :  Bada Maghrib s/d selesai

 

Awalnya pengajian umum bulanan malam senin bersama Habib Ja’far Al Hadi beliau pengajar pertama di masjid Al Amin berjalannya waktu  kondisi masjid dalam pembangunan Tahap awal istirahat sejenak dan habib jafar mereferensikan Ust Ismatulllah untuk melanjutkan kajian & di rubah berganti  hari Jumat Malam Sabtu Bada maghrib s/d selesai..

 

 

  Kitab yang Sudah di Khatamkan di Kajian Hari Jumat Malam Sabtu sbb :

 

1.    Syarah qhomiuttughyan

 Karya : Syeikh muhammad Nawawi bin Umar

2.    Syarah Ta’limu Ta’alim

 Karya  : Syeikh Burhan Al Din Ibrahim Al Zarnuji Al Hanafi

3.    Nashoikhul Ibad

 Karya  : Syeikh Muhammad Nawawi Bin Umar Al Jawi

 Note : Belum khatam

4.    Fatkhul Muin syarah Iana Tholibin

 Karya  : Sayyid Abu Bakar Bin Muhammad Zainal Abidin Syatha

 Note   : Belum khatam

5.    Syarah Tijan Darori ( Usuludin/ Akidah)

 Karya   : Syeikh Ibrohim Al Bajuri

 Note    : Belum khatam  

Materi Kitab Kajian Rutin sepekan Malam Sabtu Di Masjid Al Amin

 

Ø  KAJIAN BULANAN BAPAK-BAPAK MALAM JUMAT KE 3

    ( Narasumber : Ustadz Abdul Djalil )

    Tempat          : Gang Warga

    Waktu            : Bada Isya s/d slesai

 

Kajian rutin malam jumat bulanan malam jumat ke 3 beralokasi di gang warga sekitar Rt 16 dan Rt 17 agenda acara sbb :

dzikir dan kajian rutin

   Sumber kitab : Tankihul Qaul

   Karya             : Syeikh Nawawi Al Bantani

 

 

 

 

Ø  KAJIAN BULANAN IBU-ibu MT.Miftahul Insan DKM AL AMIN

( Narasumber : Ustadz Ismatullah  )

Hari               : Sabtu malam ahad

Waktu           : Bada Maghrib s/d slesai

Tempat          : Gang warga Rt 16/17

Narasumber   : Ustadz Ismatullah

Sumber kitab : Fatkhul ghorib

 

 ” Suasana kajian bulanan ibu2 Malam ahad MT Miftahul Insan”

 

 

 

 

Ø  KAJIAN BULANAN IBU2 MT Miftahul Insan DKM AL AMIN

Hari               : Ahad

Waktu            : 09.00 s/d slesai

Tempat          : Masjid Al Amin

Narasumber   : Ustadzah Euis Siti Wahidah

Sumber kitab : Uqudul jain & Safinatunnajah

 

Ø  KEGIATAN RUTIN SEPEKAN MT Miftahul Insan DKM AL AMIN

     Waktu            : Bada maghrib s/d slesai

     Hari               : Sabtu malam ahad

     Tempat           : Gang warga Rt16/17

          Acara              : Yasin,Tahlil,Asmaul Husna

 

BEBERAPA PROGRAM RUTIN SEPEKAN DAN BULANAN YANG SEMPAT BERJALAN DAN TERHENTI SBB….

 

Ø  Dzikir Ratib Al Haddad dan pembacaan Maulid Al Barzanji

Waktu         : Bada subuh s/d slesai

Hari            : Ahad

Tempat       : Masjid Al Amin

Ø  Kajian kitab kaf Rawi ( ilmu Nahwu )

Waktu         : Bada subuh

Hari            : Setiap Hari

Tempat       : Masjid Al Amin

Narasumber : Ust H.Sofyan

 

        ” Kajian Ilmu Nahwu setiap hari bada subuh”

 

Ø  Pembekalan Para Pengajar TPQ Nurul Hasanah DKM AL AMIN

         Waktu         : Bada subuh s/d slesai

Hari            : Sabtu pagi

Tempat       : Masjid Al Amin

Narasumber : Ust H.Sofyan  

 

 

         ”pembekalan para pengajar TPQ Nurul Hasanah DKM AL AMIN”

 

Ø  Taklim Bulanan Bada Subuh umum

Waktu         : Bada subuh s/d slesai

Hari            : Ahad pagi

Tempat       : Masjid Al Amin

Narasumber : KH.Mukhtar Ghozali Syah

 

Ø  Tahlil & Maulid keliling Remaja & anak2

Waktu         : Bada maghrib s/d slesai

Hari            : Senin malam selasa

Tempat       : keliling rumah para santri

 

 

NOTE :

SELURUH MATERI KAJIAN RUTIN YANG MENENTUKAN DEWAN PENGAJAR

( Mengingat Guru/Orang Tua lebih faham menu yang harus di suguhkan ke murid )

 

 KEGIATAN BAKTI SOSIAL YANG PERNAH TEREALISASI SBB  :

 

  @. Santunan yatim piatu dan Duafa

  @. Baksos Bencana Banjir di daerah karawang batu jaya & daerah    karang Raharja kali ulu & sekitar koordinasi dengan keRtan dan kelurahan.

 

 

” Baksos DKM feat RT16  korban bencana banjir desa karang raharja ”

 

PHBI ( PERINGATAN HARI BESAR ISLAM )

 

Pengurus akan memaparkan kegiatan-kegiatan yang berlangsung selama masa kepengurusan dalam kurun waktu 3 (Tiga) tahun 2014-2017 dan sebelumnya Secara kuantitas kegiatan-kegiatan rutin PHBI semuanya telah berhasil terlaksana dalam beberapa tahun berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan yaitu:

 

Perayaan Maulid Nabi Muhammad s.a.w

          Acara tersebut di kondisikan oleh seksi Dakwah Bidang PHBI yaitu :.

1.Pak Amat fattorochman

2.pak Aris F

3.pak Firdaus

4.pak Andi Handoko

5.pak Syuaib Yulianto

 

           

          “ Suasana perayaan Maulid Nabi Muhammad s.a.w “

 

NOTE :

Perayaan PHBI MAULID NABI S.A.W FKDKM Gabungan seluruh DKM se GCC

      

 

 

Perayaan Isra Miraj Nabi Muhammad s. A.w

 ( Documentasi Terlampir Acara Tersebut di kondisikan oleh seksi Dakwah Bidang PHBI

1.Pak Amat Fatorochman

2.Pak Aris Faturokhman

3.Pak Firdaus

4.Pak Andi Handoko

5.Pak Syuaib Yulianto

 

 

 

     Pelaksanaan Acara PHBI Isra miraj Nabi Muhammad saw

 

 

 

 

 

 

Dzikir & Do’a Malam Nisfu Sya’ban

 

 

Agenda acara tahunan yaitu pada waktu bada magrib pada malam Nisfu Syaban dengan membaca surat yasin tiga kali dan ditutup dengan Do’a Nisfu Sya’ban. Setelah selesai melakukan dzikir dan doa bersama malam Nisfu Syaban di lanjutkan pawai obor oleh para santriwan santriwati dan pengajar TPQ Nurul  Hasanah

 

       “Tarhib Ramadhan TPQ Nurul Hasanah Annahdliyyah”

 

KEGIATAN BULAN RAMADHAN

 

 

            

         “ Marhaban ya syahro Romadhaon marhaban syahro siyami

 

 Di dalam  bulan suci ramadhan ada sekian banyak program kegiatan me ngingat di bulan tersebut anjuran memperbanyak amal ibadah karena bulan penuh berkah untuk itu Ketua & Seksi Bidang Dakwah berkoordinasi mempersiapkan konsep persiapkan minimal dua bulan sebelum memasuki bulan ramadhan, hal hal yang harus di perhatikan sebelum memasuki bulan sbb :

 

Ø Menyusun jadwal dan berkoordinasi dengan Narasumber kesediaan untuk pengisi acara program bulan Ramadhan yaitu :

  ”Meeting dengan Bidang Dakwah minim 1 Bulan sebelum bulan ramadhan”

 

1. Pembukaan Sholat Tarawih perdana

2. Narsumber Kultum

3. Narasumber Nuzulul Qur’an

4. Narasumber Ifthor jamai/ Bukber

5. Narasumber Kuliah Subuh

6. Imam dan Khotib Sholat Idul Fitri

7. Nara sumber Halal Bi Halal

 

Ø  Membuat konsep jadwal para Imam tarawih, muadzin dan bilal sholat tarawih ( sample jadwal terlampir )

 

 

 

 

Ø  Mengevaluasi dan memunculkan kader Imam dan bilal sholat tarawih yaitu remaja dan anak-anak santriwan TPQ Nurul Hasanah

Ø  Mempersiapkan anggaran oprasional khusus kegiatan bulan ramadhan yang di alokasikan untuk :

          1. Bisyaroh All Narasumber Program

          2. Hadiah apresiasi kinerja All pengurus

          3. Hadiah Dedikasi para Dewan Guru

          4. Hadiah Dedikasi para pengajar TPQ

          5. Hadiah Dedikasi yang bantu-bantu 5K di masjid

          6. Penyediaan Ta’jil Buka puasa setiap Hari di masjid

          7. Penyediaan air botol dan gelas mineral minim 50 dus untuk sebulan

 

NOTE  : Satu minggu sebelum memasuki bulan ramadhan di adakan BBM ( Bersih Bersih Masjid )

 

 

 

 

 

Ø  Menyusun Panitia Zakat Fitrah ( BAZIS )Untuk mempermudah bagi para warga /jamaah yang mau zakat fitrah panitia bekerja sama berkoordinasi  dengan para pedagang beras sekitar wilyah DKM Al Amin untuk mensuport kebutuhan beras artinya mempermudah bagi warga yang akan menunaikan zakat tidak perlu membawa beras dari rumah masing-masing tinggal membeli kepada PANPEL Zakat fitrah di masjid Al Amin. pelaksanaan mulai penerimaan zakat fitrah di mulai pada minggu pertama memasuki bulan Ramadhan dan zakat di distribusikan mulai dua hari menjelang hari raya hingga malam hari raya idul fitri..                    

 

  

 ” panpel siap2 mendistribusikan zakat fitrah ke mustahik ”

 

Berikut ini program-program kegiatan Di Bulan Ramadhan :

 

Ø  Tarhib Ramadhan ( Pawai Obor )

Ø  Pembukaan Tarawih perdana & Narasumber yang pernah mengisi acara :

·         Habib jafar bin Abdullah Al Hadi

·         Ustadz Ismatullah

·         KH. Syarifudin

Ø  Tadarus Al Quran setiap Bulan Ramadhan

 

        

 

Ø  Kultum Sepekan sebelum melaksanakan sholat tarawih berjamaah setiap malam sabtu dan malam ahad

Narasumber pernah mengisi acara :

   Ustadz Ismatullah

   Ustadz Abdul Djalil

   Ustadz Hasan

   Ustadz Ridwan

   ● Ustadz Saifullah

 

Ø  Ifthor jamai/Buka puasa Bersama seluruh jamaah masjid Al Amin

Narasumber pernah mengisi Acara :

            Ustadz Abdul Fattah

             ● Ustadz Abdul Jalil

             ● Ustadz Misbah

 

     ” Ifthor Jama’i agenda tahunan bulan ramadhan ”

 

Ø  Kuliah subuh setiap ahad pagi

Narsumber yg pernah mengisi :

 

    ● Ustadz Husin dari Kali Ulu

    ● Ustadz Ismatullah

    ● Ustadz Maftukhin

 

 

Nuzulul Qur’an malam 17 Ramadhan

Narasumber yang pernah mengisi

    Ustadz Abdul fattah

    ● Ustadz H.Sofyan

 

               ” Agenda bulan Ramadhan  Nuzulul Qur’an ”

 

Ø  Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Narasumber yang mengisi  khotib :

    ● KH.Syarifudin

    ● Ustadz Ismatullah

    ● Ustadz Abdul Djalil

 

 Sholat Iedul Fitri bekerja sama DKM Al Amin & DKM Baitul Muttaqin ”

 

    ” Berikut Lampiran Draft Bacaan Bilal sholat Tarawih yang di Revisi ”

 Beberapa kali Draft bacaan bilal Sholat Tarawih di Revisi ”

 

Ø  Halal bi Halal Three in one  Rt 16/ Rt 17

Dalam pelaksanaan Halal Bi Halal Dkm Al Amin dari tahun 2015 berkoordinasidan bekerja sama mengadakan Halal Bi Halal gabungan dengan ketua Rt setempat yaitu Rt 16 dan Rt 17 dan terkait anggaran juga saling suport dari total anngaran Acara yang di butuhkan dibagi menjadi tiga lembaga kepengurusan yaitu Dkm Al Amin ,Rt 16 & Rt 17.

 

Narasumber yang pernah mengisi :

    ● KH.Tajudin Dari Bekasi

   

 ” Suasana Agenda Tahunan HALAL BI HALAL ”

 

Ø  Perayaan Idul Qurban

( Documentasi Terlampir )

 

Ketua & pengurus bidang PHBI menyusun kepanitiaan dan menyusun konsep terkait system tata cara pelaksanaan Idul Qurban secara syar’i di tunjang dengan mengadakan kajian khusus materi Idul qurban alhamdulillah di Dkm Al Amin sudah bisa memunculkan buku panduan idul qurban secara syari yang pandu oleh para dewan guru Dkm Al Amin dan dan mendapatkan referensi dan konsultasi dengan beberapa ulama di bidangnya.dan dan mempersiapkan segala peralatan logistik dari segala kebutuhan hingga selesai

( Documentasi dan buku panduan qurban Dkm Al Amin terlampir dalam susunan kepanitiaan Idul Qurban ).

Alhamdulillah semoga bisa membantu dan di jadikan bahan referensi hingga kepanitiaan berikutnya.

 

        Sample doc suasana Idul Qurban DKM Al Amin ”

 

 

 

 

Ø  PERAYAAN DAN TASYAKURAN TAHUN BARU HIJRIYAH

 

Agenda tahunan di Dkm  Al Amin yang sudah berjalan di tahun baru Islam yaitu dengan mengadakan dzikir dan do’a ahir tahun agenda kegiatan di awali :

Waktu        : bada Ashar ( 16.30 s/d slesai)

Tempat     : Masjid Al Amin

Acara        :

   ● pembacaan Dzikir Ratib Al haddad

   ● pembacaan Doa Akhir Tahun

Di lanjutkan sholat maghrib berjamaah dan setelah selesai melaksnakan sholat maghrib berjamaah lanjut dengan :

   Pembacaan Dzikir Ratib Al Haddad

   ● Pembacaan Doa Awal Tahun Baru Hijriah

 

Ø  AGENDA PROGRAM TAHUNAN SELAIN PHBI DAN PROGRAM KAJIAN sbb :

@. Tasyakuran,Istighosah,Dzikir & Do’a

     Bersama Dirgahayu Kemerdekaan

     NKRI setiap malam 17an

 

      ” Istighosah Dzikir dan Do’a DIRGAHAYU HUT NKRI

 

    @. Khotmil Quran acara di laksanakan Setiap malam tahun Baru Masehi

 

     ” suasana khotmil qur’an malam tahun baru masehi

 

VI.SEKSI BIDANG PERBENDAHARAAN

 

Di awal munculnya kepengurusan DKM AL Amin pemasukan anggaran oprasional adalah mengandalkan kotak infak di masjid, pengurus mengadakan evaluasi. Selanjutnya untuk terkait anggaran oprasional menggunakn infak bulanan dengan system sebar amplop ke warga alhamdulillah ada perubahan dari pemasukan infak sebelumnya. Berjalanya waktu pada bada idul fitri tahun 2017 system sebelumnya di ganti dengan system celengan yaitu GISMAS ( Gerakan Infak Shodaqoh Untuk Kemakmuran Masjid ) dengan menyisihkan Rp.1000 Rupiah /Hari alhamdulillah antusias warga infak semakin bertambah mengingat system yang baru ini lebih efektif warga yaitu hanya menyisihkan uang Rp.1000 Rupiah /hari perubahan lebih baik dari system sebelumnya..

 

                      ” sosialisasi program GISMAS ”

 ( Gerakan Infak Shodaqoh Sehari Seribu rupiah untuk kemakmuran Masjid )

 

Laporan pemasukan dan pengeluaran anggaran terlampir

 

VII.SEKSI BIDANG PENDIDIKAN

    

         Mengingat Latar belakang para pengurus tidak mengetahui satu sama lain terkait bidang keahliannya dalam mengelola pendidikan anak dan remaja terlebih pentingnya dalam mencari ilmu parihal metodologi dalam pendidikan anak-anak guna untuk memakmurkan masjid dan kader remaja yang agamis.

    Untuk itu kami mengajak para pengurus sama-sama belajar serta untuk memotivasi menambah wawasan serta untuk bahan study banding guna meningkatkan kwalitas dalam memakmurkan Masjid Al Amin dan masyarakt Gcc umumunya. Alhamdulillah kami mengirimkan beberapa  personil untuk mengikuti berbagai Pelatihan sbb :

 

1.Diklat Calon pengajar TPQ Cepat Tanggap Cara Baca Alqur’an Metode   ANNAHDLIYYAH di perum Grama puri 23,24,25 Desember Tahun 2014 selama 2 hari 1 malam

 

 

2. Pada Janaiz Tahun pertengahan 2015 DKM AL AMIN Bekerja sama dengan Dkm Al Ikhlas dan Rw.11 mengadakan Diklat Daurah & Sebagai Narasumber Ustadz Ridho Jufri  Dari DMI ( Dewan Masjid Indonesia )

3. Pada tanggal 24,25,26.Desember 2016 DKM AL Amin menjadi Tuan Rumah     mengadakan diklat calon pengajar TPQ Metode  An Nahdliyah dengan peserta sekitar 135 sekitar wilyah Bekasi Gcc dan Cibitung.

 

        ”Pelaksanakan Diklat calon pengajar TPQ cepat

        Tanggap Baca al quran Metode ANNAHDLIYYAH”

 

@. Dari DKM AL AMIN mengikuti DIKLAT LTM ( Lembaga Ta’mir

Masjid ) yang di selenggarakan oleh TEAM MUHARRIK LTM NU  Pengurus Wilayah Jawa Barat

 

 

@. Pada awal Tahun 2017 pemunculan Nama TPQ di DKM AL AMIN yaitu dengan Nama TPQ An Nahdliyah Nurul Hasanah.yaitu TPQ yang alhamdulillah sudah di kukuhkan dengan cara membaca alquran Metode An Nahdliyah KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ) yang di adakan pada

     Waktu : Bada Ashar s/d slesai dan

                  Bada Maghrib s/d selesai

 

 

“TPQ Nurul Hasanah menggunakan metode belajar baca dengan Annahdliyyah”

 

Beberapa program kegiatan Remaja dan Anak2 adalah :

@. jamiah Hadroh Al Amin latihan setiap malam ahad dan malam kamis bada        isya

 

     “Jamiah hadroh TPQ Nurul Hasanah Annahdliyah”

 

@. Majlis Tahlil dan maulid keliling Remaja dan anak2 setiap malam selasa waktu bada Maghrib s/d slesai.

 

         “ Tahlil dan Maulid keliling Remaja dan  anak2

 

X .   SEKSI BIDANG SARANA PRASARANA

 

1.   Program jangka panjang

 

Pengertian  

Yang di  maksud program jangka panjang masjid Al Amin adalah pengembangan Masjid Al Amin , yang di latar belakangi tuntutan penyediaan sarana prasarana Masjid maupun penyesuaian dengan rencana pembangunan yang berkelanjutan.

 

Tuntutan penyediaan prasarana

Sesuai dengan perkembangan keadaan terutama di lingkungan Masjid Al Amin , pengurus Masjid Al Amin menetapkan untuk menyusun rencana panjang yang meliputi  :

a.    Pengembangan bangunan Masjid Al Amin dari kapasitas /daya tampung dari 135 jama’ah hingga mencapai 350 jama’ah

b.    Pengembangan prasarana pendukung berupa

1. Sekretariat

2. Gedung TPQ/Madrasah

3. Pergudangan

4. Rak perpustakaan Dll

 

Untuk maksud tersebut, rencana panjang akan di susun secara komprehesif dan memperhatikan faktor lingkungan masjid Al Amin , dengan menggunakan SDM yang memadai dalam bentuk proposal

·         Tidak menambah / merubah bangunan struktutal yang ada.   

·         Penambahan tempat wudlu ahwat

Teknis pelaksanaan

Renovasi akan di laksanakan secara bertahap denagn asas prioritas , di sesuaikan kemampuan penyediaan anggaran pada setiap tahunnya , hal ini masih di prioritaskan untuk mengatasi kebocoran atap bangunan area slasar ,renovasi tempat wudlu, dan halaman.

 

 

 

 

        “suasana kerja bakti pembuatan selasar masjid “

 

Tempat sholat ahwat dan pemindahan tempat wudlu ahwat

dan beberapa yang sudah terprogres dari seksi bidang dan prasarana sbb   :

 

     2 . Program Jangka Pendek

 

Pengertian

Program jangka pendek masjid Al Amin adalah program yang lebih di utamakan untuk penyediaan ,perbaikan ringan atau pemeliharaan sarana  prasarana yang sangat mendesak ,tidak memerlukan dana yang besar dan dapat di kerjakan dalam waktu singkat.

Sasaran  :

Program jangka pendek meliputi beberapa yang sudah terprogres :

 

 

 

  “ PRO KER JANGKA PENDEK YANG SUDAH TERPROGRES DKM AL AMIN ”

 

·         Pembuatan meja pengajian TPQ An Nahdliyah Nurul Hasanah   

·         Pembuatan meja Ustadz pengajar  bapak-bapak 

·         Pembuatan papan tulis besar     

·         Penyediaan papa tulis kecil

·         Pembuatan lemari logistik

·         Pembuatan lemari sound system

·         Pembuatan lemari mekena

·         Pembuatan frame banner publikasi

·         Pembuatan troli logistik

·         Penyediaan lemari materi kitab ALL program kajian

·         Penyediaan rak alquran

·         Perbaikan sound system berkala

·         Pembuatan lampu emergency berkala

·         Perbaikan ALL lampu penerang dengan  LED

·         Perbaikan kran wudlu berkala

·         Penyediaan kipas angin all ruangan tempat sholat

·         Program BBM (Bersih Bersih Masjid )

·         Perawatan penghijauan area masjid

·         Pengecatan masjid berkala

·         Penyediaan ALL logistik persiapan idul qurban

·         Penyediaan pewangi ruangan otomatis dan ( parfum roller non alkohol ) di tiga titik secara berkala

·         Pembuatan mading  program DKM

·         Penyediaan vacum cleaner

·         Penyediaan jam digital sholat rawatib

·         Penyediaan alat 5k ( sapu , alat pel,super pel dll )

·         Peyediaan Bedug

·         Penyediaan logistk terpal lampu utk mensuport kebutuhan taklim keliling Gang bapak-bapak atau ibu-ibu.

·         Pembuatan gantungan peci / tas di area wudlu dan toilet

·         Penyediaan aqua gelas utk kebutuhan kajian rutin sepekan di masjid

·         Penyediaan air mineral galon untuk kebutuhan para santriwan & santriwati TPQ dan umum

·         Penyediaan keranda jenazah yang bekerja sama dengan DKM AL AMIN,AL IKHLAS, BAITUL MUTTAQIN ,RW 11.dan posisi keranda di masjid Al Ikhlas

·         Penyediaan stok kain kafan

 

 

@. Melanjutkan pembangunan yang sempat tertunda ALL area Masjid Al Amin

 

XI.   DATA ASET DKM MASJID Al AMIN

 

N0

NAMA ASET

JUMLAH

SATUAN

KETERANGAN

1

BEDUG

  1

 

                   Hibah

2

KOTAK INFAK

  1

     6        

           Masih berfungsi

3

KIPAS ANGIN

     1

     7

           Masih berfungsi

4

LEMARI KITAB

     1

     1

           Masih berfungsi

5

RAK BUKU

     1

     1

           Masih berfungsi

6

MIMBAR

     1

     1

           Masih berfungsi

7

LAMPU

     1

     34

           Masih berfungsi

8

PAPAN TULIS BESAR

     1

     3

           Masih berfungsi

9

MEJA NGAJI TPQ

     1

     34

           Masih berfungsi

10

MEJA NGAJI GURU

     1

     2

           Masih berfungsi

 11

DISPENSER

     1

     2

           Masih berfungsi

 12

TERPAL TA’LIM KELILING

     1

     2

           Masih berfungsi

 13

SOUND TA’LIM KLLNG

     1

     3

           2 Baik 1 service

 14

LEMARI SOUND SYSTEM

     1

     1

   BAIK ( Belum di fungsikan)

 15

KAIN HIJAB

     1

     5

           Masih berfungsi

 16

GOLOK

     1

     2

           Masih berfungsi

 17

PISAU

     1

     10

           Masih berfungsi

 18

KAPAK

     1

     6

           Masih berfungsi

 19

CUTTING WHELL

     1

     1  

           Masih berfungsi

 20

BATU ASAHAN

     1

     6

          Masih berfungsi

 21

BAK

     1

     7

          Masih berfungsi

 22

TIMBANGAN

     1

     1

          Masih berfungsi

 23

PIRING LIDI

     1

     50

          Masih berfungsi

 24

LEMARI RAK

     1

     1

          Masih berfungsi

 25

PIRING KACA

     1

     27

          Masih berfungsi

 26

AL QUR’AN

     1

     34

          Masih berfungsi

 27

DURUSHUL FIQIH

     1

     3

          Materi kajian

 28

TA’LIMU TA’ALIM

     1

     1

      

 29

TAFSIR YASIN 

     1

     8

 

 30

NASHOIHUL IBAD

     1

     2

 

 31

NASHOIKHU DINIYYAH

     1

     2

 Materi kajian sepekan Bapak2

 32

TANQIHUL QOUL

     1

     2

 

 33

KAF RAWI

     1

     2

 

 34

MATAN JURUMIAH

     1

     7

 

 35

MAULID AD DIBA’

     1

     4

 

 36

MAULID SIMTUDDUROR

     1

     2

 

 37

BUKU UMUM

     1

 

 

 38

SAFINATUNNAJAH

     1  

 

 

 39

PANDUAN KHOTIB

     1

 

 

 40

MABADIL FIQHIYYAH

     6

 

      Materi Pengajian TPQ

 41

KHULASOH NURUL YAKIN

     3

 

 

 42

AQIDATUL AWAM

     1

 

 

 43

AHLAKUL BANIN

     6

 

 

 44

JILID ANNAHDLIYYAH

     6

 

 

 45

AL QUR’AN /JUZ

     1

     3

                    OKE

 46

KARPET SHOFT

     3

     20

                    OKE

 47

KARPET IMAM

     2

     1

                    OKE

 48

KARPET SATUAN

     1

     15

                    OKE

 49

MIC WERLES

     1

     3

                    OKE

 50

SPEAKER TOA EXTERNAL

     1

     4

                    OKE

 51

AMPLIVIER

     1

     3

   1pcs hibah OKE

 52

MIC RAIDEN

     1

     5

         Masih berfungsi

 53

MIC KANCING TOA

     1

     3

         Masih berfungsi

 54

SPEAKER INTERNAL

     6

 

              2 hibah

 55

UPS

     1

 

                hibah

 56

ACCU

     1

 

                hibah

 57

JAM DINDING

     4

 

             3 pcs mati

 58

TROLI LOGISTIK

     1

 

         Masih berfungsi

 59

TELENAN JUMBO

     4

 

         Masih berfungsi

 60

TELENAN KECIL

    10

 

         Masih berfungsi

 61

TAMBANG

     1

 

                  Baik

 62

SAPU LANTAI

     3

 

         Masih berfungsi

 63

SIKAT PEL

    3

 

                  NEW

 64

GARUKAN PEL

    3

 

                  OKE

 65

SAPU LIDI

    1

 

                  OKE

 67

GALON

    5

 

                 hibah

 68

VACUM CLEANER

    1

 

                 hibah

 69

LAMPU MERCURI PHILIP

    1

 

                  OKE

 70

SEROKAN SAMPAH

    1

 

                  OKE

 71

TOOL BOX

    1

 

                  OKE

 72

KIPAS LAMPU

    1

 

                 hibah

 73

DUDUKAN MIC BESAR

    1

 

                  OKE

 74

DUDUKAN MIC KECIL

    1

 

                  OKE

 75

LAPTOP ASUS

    1

 

                  OKE

 76

HARDDISK

    1

 

                  OKE

 77

BOX JUMBO

    1

 

                  OKE

 78

PALU

    1

 

                  OKE

 79

SELANG

    1

 

                  OKE

 80

KALIGRAFI BESAR

    1

 

                 hibah

 81

KALIGRAFI KECIL

    1

     2

                 hibah 

 82

PENAMPAN

    30

     -

                  OKE

 83

 

 

 

 

 84

 

 

 

 

 85

 

 

 

 

 

 

PROGRAM WACANA YANG BELUM TEREALISASI

  

Ø  Pelaksanaan meeting pengurus evaluasi 3 wulan

Ø  Pelaksanaan sholat Idul Adha

Ø  Pelaksanaan sholat jumat

Ø  Riyadhoh dzikir ratib Al haddad bulanan para pengajar TPQ An Nahdliyah Nurul Hasanah

Ø  Pembuatan program remaja masjid

Ø  Santunan yatim piatu perbulan

Ø  Membentuk tim rukun kematian

 

BIDANG FATAYAT MT.Miftahul Insan

 

       Sudah terbentuk secara tersendiri majelis taklim ibu-ibu yang di namai Majlis Ta’lim Miftahul Insan berdiri pada awal tahun 2010 susunan pengurus sbb :

 

Pembina    : Ustadzah Euis Siti Wahidah Spdi

Ketua         : Ibu Khumroh

Wakil         : Ibu Khusnul Khotimah

Sekertaris  : Ibu Wiwik

Bendahara : Ibu Dewi ( bunda aufa )

   

Dan mengadakan kegiatan di Rt. 0016/011 dan pengelolaan serta jalannya sub organisasi MT Miftahul Insan Ibu-Ibu tersebut tidak dilaporkan dalam penyajian ini, karena merupakan hal akan disampaikan pada internal MT Ibu-Ibu.

 

 

IMAM SHOLAT RAWATIB DAN SHOLAT TARAWIH DKM AL AMIN

 

          Dari kesekian kali di adakan pembelajaran terkait tahsinul qiroah yang di bimbing langsung oleh Ustad H. Sofyan alhamdulillah sudah tersusun dan atas keridhoan dari guru dan para jamaah yang ikut program tahsinul qiroah kami pengurus DKM Al Amin muncul Kader para Imam sholat Rawatib dan imam sholat sunah lainnya yaitu :

 

1.    Bapak Amat Fattorochman

2.    Bapak Agus Salim

3.    Bapak Andi Handoko

4.    Bapak Hari Wagianto

5.    Bapak Ghufron

6.    Bapak Syuaib Yulianto

7.    Bapak Rahmat Albar

8.    Bapak Rokhmat

 

Dewan Guru DKM AL AMIN

1.    Utadz H.Sofyan

2.    Ustadz Ismatullah

3.    Ustadz Abdul Jalil

Draft terlampir..               

XII.PROGRAM YANG BELUM OPTIMAL PELAKSANAANNYA

 

 1. Kuliah subuh rutin setiap minggu ke empat tiap bulan.

 2. Pengajian tahsin (perbaikan bacaan qur’an) oleh pak ustadz H. Sofyan

 3. Mading perlu di tata ulang, dan mengisi dengan berita-berita terbaru baik informasi evaluasi perkembangan All program yang up to date

 4. Sosialisasi informasi dari progres program perbidang  

 5. kurang intens dari seksi bidang dalam mensosialisaikan dan mengingatkan

     Kewajiban hadir di majlis ilmu dan all program

6.  Pengadaan marbot masjid belum maksimal

 

XIII.KENDALA YANG DI HADAPI

 

1.   Kekurang-disiplinan pengurus Bidang/Seksi dalam menyusun program kerja per bidang dan menyelenggarakan rapat rutin per bidang

2.    Tingkat kepedulian sebagian pengurus pada beberapa  even/kegiatan masih tergolong rendah

3.    Masih mengandalkan pada sosok atau figur orang tertentu dalam hal beberapa even/kegiatan

4.    Masih minimnya pemahaman tentang LTM ( Lembaga Ta’mir Masjid ) mengurus masjid sebagai sesuatu bentuk kegiatan yang bukan merupakan waktu sisa saja sehingga bisa fokus untuk mengurus masjid.

5.    Keluar masuk personil jajaran kepengurusan sebelum masa habis periode ( Reshufle Pengurus ).

6.    Belum ada keterikatan batin dengan memakmurkan masjid.

7.    Masih minimnya kepedulian resiko sebab akibat terhadap kenakalan Remaja apabila tidak ditangani sedini mungkin.

8.    Minimnya minat akan kewajiban sebagai muslim, muslimat menuntut ilmu agama dan sholat rawatib.

9.    Keluar masuk dana anggaran masih kurang tertib dan rapi.

10.  Pertemuan Tri Wulan pengurus DKM belum berjalan sesuai harapan.

11.  Arsip data per bidang masih belum maksimal.

12.  PIC bidang aset dan infra struktur belum berjalan baik.

 

XIV.PENUTUP

 

                   Tiada gading yang tak retak, merupakan ungkapan klasik yang banyak dipakai orang dalam menggambarkan ketidaksempurnaan. Namun kami sangat menyadari bahwa kami bukanlah gading, sehingga tidak merasa perlu meminjam ungkapan tersebut untuk menggambarkan kami sebagai pengemudi DKM Masjid Al Amin selama ini. Kami merasa telah berbuat secara maksimal sesuai dengan kemampuan kami, silakan Jamaah sekalian membuat keputusan dan menilai kinerja kami.  Insya Allah kami menerima apapun bentuk penilaian itu.

Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah membantu Pengurus baik dalam bentuk tenaga, perhatian, ide, saran bahkan kritikan. Untuk itu kami mohonkan maaf yang sebesar-besarnya jika selama kepengurusan  kami terdapat hal-hal yang tidak berkenan di hati para Jamaah. Semua itu kami lakukan demi pengabdian dan memegang amanah Jamaah dan warga yang telah mempercayai kami.

 

Demikian laporan Pengurus DKM AL AMIN masa ibadah 2014-2017. Semoga laporan kami ini dapat memberikan pelajaran yang berharga bagi Pengurus berikutnya dalam mengelola organisasi DKM AL AMIN

 

 Wallahu muafik illa aqwamitthorik

 

 Wassalaamu’alaikum warokhmatullahi wabarokatuh

 

 

 

 

 

 

Bekasi,  Ahad 26. November.  2017

 

 

 

 

 

 

          PENGURUS DKM AL AMIN  PERIODE 2014 – 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

ROKHMAT

   Ketua

                                              

NUR ROKHMAT

    Sekretaris

 

 

 

 

 

 

 

 

 Tembusan  :  Dewan Guru DKM Al Amin

·         Ustadz H.Sofyan

·         Ustadz Ismatullah

·         Ustadz Abdul Djalil

 

 

 

 

 

 

 

   KEGIATAN DKM AL AMIN          

        PERIODE 2014 - 2017

                                                    

NO

           JENIS KEGIATAN              

       WAKTU

KETERANGAN

 

 

  1

KAJIAN MALAM RABU

      BADA ISYA

           UMUM

 

 

  2

KAJIAN MALAM JUM’AT

      BADA ISYA

 

 

 

  3

KAJIAN MALAM SABTU

   BADA MAGHRIB

 

 

 

  4

KAJIAN BULANAN

       BADA ISYA

 

 

 

  5

KAJIAN SABTU PAGI

     BADA SUBUH

 

 

 

  6

TPQ METODE ANNAHDLIYYAH

   SORE & MALAM

 

 

 

  7

MAULUD NABI

         TENTATIF

 

 

 

  8

ISRA’ MI’RAJ

        BADA ISYA

 

 

 

  9

NISFU SYA’BAN

   BADA MAGHRIB

 

 

 

10

TARHIB RAMADHAN PAWAI OBOR

       BADA ISYA

 

 

 

11

TADARUS QUR’AN

   BADA TARAWIH

 

 

 

12

KULTUM TARAWIH

  QOBLA TARAWIH

 

 

 

13

IFTHOR JAMA’I

     BADA ASHAR

 

 

 

14

NUZULUL QUR’AN

   BADA TARAWIH

 

 

 

15

TA’JIL RAMADHAN

     BADA ASHAR

 

 

 

16

ITIKAF

   BADA TARAWIH

 

 

 

17

LAZIS

        TENTATIF

 

 

 

18

SHOLAT IDUL FITRI

        PAGI HARI

 

 

 

19.

TAJIL IDUL FITRI

 BADA SHOLAT EID

 

 

 

20.

HALAL BI HALAL

       PAGI HARI

 

 

 

21.

ISTIGHOSAH DIRGAHAYU NKRI

        BADA ISYA

 

 

 

22.

DOA AHIR & AWAL TAHUN HIJRIYAH

Bada ashar , magrib

 

 

 

23.

SANTUNAN YATIM

       TENTATIF

 

 

 

24.

PAWAI OBOR MUHARRAM

       BADA ISYA

 

 

 

25.

IDUL QURBAN

       PAGI HARI

 

 

 

26.

DZIKIR RATIBUL HADAD

       BADA ISYA

 

 

 

27.

MAULID ADIBA

     BADA MAGRIB

 

 

 

28.

MAULID BARZANJI

      BADA SUBUH

 

 

 

29.

DZIKIR RATIB AL HADAD

      BADA SUBUH

 

 

 

30.

RIYADHOH ANNAHDLIYYAH

        PAGI HARI

 

 

 

31.

MAULID KELILING REMAJA & ANAK2

    BADA  MAGRIB

 

 

 

32.

HADROH

 

 

 

 

33.

BBM ( BERSIH BERSIH MASJID )

       PAGI HARI

 

 

 

34.

DIKLAT ANNAHDLIYAH

   PAGI/MALAM

 

 

 

35.

DIKLAT ( LTM/Lembaga Tamir Masjid )

      PAGI HARI

 

 

 

36.

PEMANTAPAN GURU TPQ

PAGI BADA SUBUH

 

 

 

37.

DIKLAT DAUROH JANAIZ

      PAGI HARI

 

 

 

38.

DOA BERSAMA HARI SANTRI

    BADA ISYA

 

 

 

39.

MABIT TPQ Nurul Hasanah

  BADA TARAWIH

 

 

 

40.

BUKBER TPQ Nurul Hasanah

    BADA ASHAR

 

 

 

41.

SAHUR BERSAMA TPQ Nurul Hasanah

 

 

 

 

42.

Perayaan Maulid Nabi feat FKDKM

     BADA ISYA

 

 

 

43.

BAKSOS POSCO BENCANA BANJIR

 

 

 

 

44.

GISMAS /gerakan Infak,sehari 1000;

           ----

 

 

 

45.

Pelaksanaan Sholat Gerhana Matahari

      PAGI HARI

 

 

 

46.

KAJIAN AHAD PAGI

   

 

 

 

.

 

 

 

 

 

 

               DOCUMENTASI PROGRAM DKM AL AMIN